Banjir Kembali Telan Nyawa, Eva Diultimatum Mahasiswa Mundur

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung, Muhammad Iman Ibrohim, melayangkan ultimatum kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana setelah banjir kembali menelan korban jiwa di Kota Tapis Berseri.

“Jika wali kota tidak mampu menjamin keselamatan warganya dari banjir yang terus berulang, lebih baik mundur dari jabatan,” kata Boim sapaan akrabnya, Sabtu (7/3/2026).

Ultimatum itu muncul setelah hujan deras selama sekitar dua jam, sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, memicu banjir di puluhan titik Kota Bandar Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat sedikitnya 38 titik banjir tersebar di sejumlah kecamatan seperti Rajabasa, Sukarame, Kedaton, Tanjung Senang, hingga Telukbetung.

Banjir itu juga menelan korban. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Jalan Dr. Harun, Tanjungkarang Timur, sementara seorang anak berusia sekitar 10 tahun hanyut di kawasan Rajabasa dan sempat dilaporkan hilang saat arus sungai meningkat tajam.

Menurut Boim, tragedi tersebut bukan lagi sekadar bencana alam. Ia menilai pemerintah kota gagal menyelesaikan persoalan banjir yang berulang hampir setiap tahun.

“Ini bukan kejadian baru. Banjir di Bandar Lampung sudah berulang, bahkan sudah berulang kali memakan korban jiwa,” tambahnya.

Data bencana menunjukkan, urai Boim, banjir di Bandar Lampung bukan peristiwa tunggal. Pada Januari 2025, banjir besar yang melanda sejumlah wilayah kota menewaskan satu orang dan satu lainnya dilaporkan hilang setelah terseret arus.

Beberapa bulan kemudian, April 2025, banjir bandang kembali menerjang kawasan Kecamatan Panjang. Bencana itu bahkan lebih parah, tiga orang meninggal dunia dan sekitar 15 ribu warga terdampak akibat luapan air setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Jika kita akumulasi, kata Boim, Setidaknya 8 nyawa warga melayang  melalui bencana banjir akibat Eva tak mampu melakukan mitigasi bencana banjir.

Setahun berselang, pola yang sama kembali terjadi. Hujan dengan durasi relatif singkat kembali membuat puluhan kawasan kota terendam dan memicu korban jiwa.

Mahasiswa menilai kondisi itu menunjukkan bahwa penanganan banjir di kota tersebut tidak pernah menyentuh akar persoalan.

“Kalau setiap tahun polanya sama, hujan dua jam, kota langsung tenggelam, artinya ada yang salah dengan tata kelola kota, dengan drainase, dengan pengendalian daerah aliran sungai,” kata Boim.

Ia mengatakan pemerintah kota tidak bisa lagi hanya menyebut banjir sebagai akibat cuaca ekstrem. Menurutnya, pemerintah harus bertanggung jawab atas keselamatan warga.

“Banjir ini sudah berulang. Korban juga terus berjatuhan. Pemerintah kota tidak boleh lagi sekadar memberi alasan,” urainya.

Boim saat ini sedang menyerukan konsolidasi kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk mendesak Eva Dwiana mundur.

“Jika tak ada kejelasan dari segala masalah yang ada di Kota Bandar Lampung ini, saya rasa Gerakan Rakyat menjadi jawabannya. Sebelum makin banyak korban jiwa berjatuhan,” pungkasnya. (*)

 

Berita Terkait

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga
Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Dukung Kemajuan Kota

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK

Berita Terbaru

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB

Lampung

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:03 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:53 WIB