Polemik SGC dan CSR BI, KPK-Kejagung Dituntut Tetapkan Tersangka

- Editor

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Aliansi Triga Lampung, yang terdiri dari Aliansi Komando Aksi Rakyat (AKAR), Koalisi Rakyat Madani (KERAMAT), dan Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (PEMATANK), kembali akan menggelar demonstrasi di Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) pada Rabu (15/10/2025).

Aksi ini merupakan lanjutan dari rangkaian perjuangan Triga Lampung yang menyoroti dua isu utama: dugaan korupsi dalam penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia dan dugaan kasus suap yang melibatkan pihak Zarof Ricard serta PT SGC.

Ketua DPP AKAR Lampung, Indra Musta’in, mendesak aparat penegak hukum agar segera bertindak tegas.

“Sudah terlalu lama kasus ini menggantung tanpa kejelasan. Kami mendesak Kejagung RI dan KPK segera menuntaskan penyelidikan dan menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Jangan sampai ada permainan politik di balik hukum,” kata Indra.

Selain mendesak penetapan tersangka dalam kasus suap, Triga Lampung juga menyatakan akan mengawal hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPR RI yang telah digelar pada 15 Juli 2025. Aliansi ini khawatir adanya praktik “main mata” antara DPR dan pihak PT SGC yang dapat menghambat penegakan keadilan.

“Kami ingin memastikan hasil RDPU tidak dikorbankan oleh kepentingan kelompok tertentu. DPR harus berpihak kepada rakyat, bukan kepada korporasi yang menindas,” ujar Sudirman Dewa, Ketua DPP KERAMAT.

Ketua DPP PEMATANK, Suadi Romli, menegaskan bahwa aksi ini akan terus berlanjut hingga aparat penegak hukum dan lembaga terkait benar-benar menunjukkan komitmen untuk menegakkan keadilan secara transparan.

“Kami tidak akan berhenti sampai kebenaran ditegakkan. Kasus polemik lahan PT SGC dan dugaan korupsi CSR BI harus dibuka secara transparan. Kejagung dan KPK jangan tutup mata terhadap aspirasi masyarakat,” tegasnya. (*)

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB