Pemprov Lampung Andil Tangani Jembatan Viral di Pekon Tampang Muda

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Video itu viral, menyisakan keprihatinan mendalam. Sejumlah pelajar di Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus, terekam meniti jembatan gantung yang nyaris rubuh. Di atas bentangan papan-papan rapuh yang memisahkan mereka dari sungai, anak-anak berseragam sekolah itu berjalan pelan, saling menunggu giliran, seolah nyawa mereka ada di ujung tali.

Suara perekam video terdengar lirih, namun penuh desakan.

“Pak Gubernur, Pak Bupati, mohon jembatan ini segera dibangun kembali. Anak-anak sekolah harus memutar jauh hanya untuk bisa berangkat belajar,” katanya, menggambarkan perjuangan harian para siswa yang terancam bahaya.

Melihat rekaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus bergerak cepat. Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda, mengatakan timnya sudah meninjau langsung lokasi. Akses darat yang sulit membuat mereka harus menempuh jalur laut. Saat ini, tim teknis tengah mengukur ulang kerusakan dan menyiapkan pembangunan jembatan darurat.

“Skema pendanaan sedang ditelusuri, salah satunya lewat CSR perusahaan,” ujar Riswanda.

Langkah Pemkab Tanggamus pun diapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M. Taufiqullah, menyebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal langsung menginstruksikan tim cepat tanggap untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Ini merupakan symbol semangat berkolaborasi dari Pak Gubernur untuk saling bergotong royong,” kata Taufiq, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, Gubernur Lampung memang menaruh perhatian besar pada pendidikan, terutama di daerah pelosok.

“Pak Gub memang konsen ngomongin pendidikan, terlebih lagi itu di pelosok. Beliau tergerak untuk andil saling memberi solusi,” imbuhnya.
Selain kerja sama antarpemerintah, Taufiq menambahkan, ada nilai lain yang ingin ditumbuhkan kembali, berupa kebersamaan. Pemerintah daerah berencana melibatkan warga sekitar dalam proses perbaikan.

“Bukan hanya soal infrastruktur, tapi bagaimana kita menumbuhkan kembali nilai kebersamaan,” tambahnya.

Setidaknya, kata Taufiq, dengan semangat kolaborasi permasalahan jembatan dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga pelajar Pekon Tampang Muda masih dapat belajar dengan fokus tanpa takut ketika akan melangkah ke sekolah.

“Segera akan koordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten selaku pemilik wilayah dalam rangka mencari solusi cepat mengatasi kerusakan jembatan gantung tersebut. Sehingga masyarakat, terutama anak anak sekloah tidak kesulitan melintasi jembatan tersebut,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB