Pemkot Bandar Lampung Pangkas Rp 140 Miliar APBD 2025, Fokus Potong Biaya Operasional

- Editor

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana memangkas anggaran sebesar Rp 140 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang menjadi arahan pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menjelaskan bahwa angka Rp 140 miliar tersebut merupakan proyeksi efisiensi maksimal 50 persen.

“Kalau efisiensinya itu 50 persen maksimal, maka yang bisa diefisienkan itu Rp140 miliar,” kata Iwan di Bandar Lampung, Minggu (2/3/2025).

Iwan merinci pos-pos anggaran yang akan menjadi target utama pemangkasan.

“Yang sudah pasti terkena efisiensi yakni hal-hal seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor (ATK), kemudian juga seminar-seminar yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD),” ujarnya. Ia menambahkan, pengkajian dan diskusi di hotel yang sering dilakukan OPD juga akan dikurangi.

Meski demikian, Iwan menegaskan bahwa efisiensi ini tidak akan memengaruhi belanja pegawai atau program-program yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Efisiensi ini tidak berdampak terhadap gaji pegawai termasuk honorer mereka akan tetap dapatkan haknya,” tegasnya. Menurut Iwan, fokus utama pemangkasan adalah belanja operasional yang dapat dikurangi tanpa mengganggu kinerja pemerintahan. “Jadi efisiensi ini, pemerintah ingin memastikan bahwa anggaran itu digunakan dengan lebih bijak,” kata dia.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, memastikan bahwa program pembangunan di kota ini tidak akan terganggu.

“Untuk semua pembangunan Kota Bandarlampung tidak ada yang kami kurangi. Hanya perjalanan dinas dan kegiatan seremoni saja yang dikurangi,” pungkas Dedi. (*)


Berita Terkait

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga
Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Dukung Kemajuan Kota

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK

Berita Terbaru

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB

Lampung

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:03 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:53 WIB