Pramoedya.id: Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan komunikasi antara pengusaha, pemerintah, dan pekerja guna meredam potensi konflik ketenagakerjaan. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meminta serikat buruh se-Provinsi Lampung untuk selalu mengedepankan ruang dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan industrial.
Pesan tersebut disampaikan Mirza di hadapan perwakilan serikat buruh yang hadir dalam silaturahmi di Mapolda Lampung, Selasa, 24 Februari 2026. Ia menilai harmoni antara pemberi kerja dan pekerja merupakan modal penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah.
“Penting menjaga komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, pengusaha, dan serikat buruh agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Gubernur berharap suasana damai selama bulan Ramadan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional antarstakeholder ekonomi. Dengan terjaganya stabilitas di sektor ketenagakerjaan, pembangunan di Lampung diharapkan bisa berjalan secara inklusif.
“Lampung adalah rumah kita bersama. Stabilitas dan kebersamaan harus kita jaga agar pembangunan bisa terus berjalan,” tegas Mirza di hadapan para tokoh masyarakat dan buruh. (*)







