Kenaikan Tarif Tol Bakter Lampung Disorot, Triga Geruduk BP BUMN RI

- Editor

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Kenaikan tarif Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) Lampung sejak Kamis, 27 November 2025, menjadi sorotan serius para penggiat dan pengamat anti-korupsi di daerah.

Ketua Umum DPP Akar Lampung, Indra Musta’in, menilai kebijakan PT Hutama Karya dan PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) dalam menaikkan tarif hanya berorientasi pada bisnis dan keuntungan. Hal itu disampaikan Indra saat ditemui di Kantor Pusat DPP Akar, Jakarta, Senin (1/12/2025).

“Harusnya pembangunan tol di daerah, terutama luar Jawa, menjadi wujud pemerataan sebagaimana cita-cita negara. Bukan semata urusan bisnis,” tegasnya.

Ia menyoroti kejanggalan tarif Tol Sumatera, khususnya ruas Bakter, yang menurutnya sudah masuk kategori salah satu tol termahal di Indonesia bahkan sebelum kenaikan terbaru diberlakukan.

“Bayangkan saja, per kilo hampir Rp500 kenaikannya,” ujar Indra.

Indra menambahkan, jika penyesuaian tarif dilakukan setiap dua tahun sesuai regulasi, maka evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol juga harus dilakukan secara nyata, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

Menurutnya, kenaikan tarif tidak dibarengi dengan peningkatan layanan. Janji-janji peningkatan level of service yang disampaikan pengelola pekan lalu disebutnya hanya bualan dan alibi.

“Pada Mei 2023, saat tarif naik, Direktur Operasi III Hutama Karya juga menjanjikan peningkatan layanan. Faktanya keluhan pengguna belum berubah: jalan bergelombang, penerangan minim, rest area belum maksimal, dan lain-lain,” kata Indra.

Ia menyindir pengelola tol yang dianggap bertindak “seperti politisi busuk”: meminta kepercayaan publik dengan janji pelayanan lebih baik, tetapi justru mendahulukan kenaikan tarif.

Saat ini, DPP Akar Lampung bersama Triga Lampung menggelar aksi rutin di Jakarta, termasuk di Kejaksaan Agung dan KPK RI. Dalam pekan ini, mereka juga dijadwalkan melakukan aksi di Kantor BP BUMN dan Danantara terkait penolakan kenaikan tarif Tol Bakter.

Koordinator Aliansi Keramat, Sudirman Dewa, menambahkan bahwa pada hari ketiga rangkaian aksi, yakni Kamis (4/11), Triga Lampung akan menggelar demonstrasi di BP BUMN dan Danantara sesuai surat pemberitahuan aksi yang telah disampaikan ke Polda Metro Jaya pada Senin (1/12/2025).

Aksi tersebut mendesak BP BUMN dan Danantara untuk mengintervensi pengelolaan Tol Bakter, membatalkan kenaikan tarif, serta menyampaikan laporan kepada Presiden RI atas buruknya pelayanan dan infrastruktur.

“Jangan hanya berlindung di balik regulasi tanpa mendengar aspirasi rakyat. Sudah cukup rakyat mengeluh, jangan sampai keluhan ini memuncak,” ujar Sudirman.(Rls)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB