Pramoedya.id: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung memperketat pengawasan pajak guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Langkah ini disampaikan oleh Bapenda di Bandar Lampung, Rabu (11/2/2026).
Target PAD Kota Bandar Lampung pada tahun 2026 ditetapkan mencapai sekitar Rp940 miliar yang bersumber dari berbagai sektor pajak daerah.
Pelaksana Harian Kepala Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menyebut pengawasan dilakukan sejak awal tahun.
“Sejak Januari saya minta jajaran di Bapenda mengawasi semua pajak yang ada di Bandar Lampung untuk mengoptimalkannya,” kata Yusnadi.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pajak restoran yang dinilai memiliki potensi besar.
Untuk mencegah kebocoran pajak, Bapenda juga telah memasang lebih dari 1.000 unit alat pemantau transaksi (taping box). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi serta realisasi penerimaan pajak daerah.(*)







