Ahmad Giri Akbar Dukung Sekolah Gratis, DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran dan Pengawasan

- Editor

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar.

Pramoedya.id: Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyambut baik kebijakan Pemprov Lampung yang menggratiskan biaya pendidikan untuk siswa SMA, SMK, dan SLB negeri mulai tahun ajaran 2025/2026.

Ia menyebut, kebijakan itu bukan sekadar penghapusan pungutan uang komite, tetapi langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Sudah sepatutnya kebijakan sekolah gratis ini kita jadikan sebagai pijakan penting yang harus diperkuat dan dijaga keberlanjutannya,” kata Giri dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2025).

Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung itu menegaskan, DPRD siap mendukung alokasi anggaran yang memadai untuk memastikan program sekolah gratis berjalan optimal.

Ia juga menyebut fungsi pengawasan lembaga legislatif akan diintensifkan agar pelaksanaan kebijakan berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Giri menekankan bahwa pendidikan adalah hak dasar warga negara dan negara wajib hadir untuk memenuhinya.

“Kami juga akan mendorong perbaikan mutu pendidikan, mulai dari sarana, kompetensi guru, hingga layanan pendidikan yang ramah terhadap semua kalangan,” tambahnya.

Kebijakan penghapusan uang komite diumumkan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam pengarahan kepada para kepala SMA, SMK, dan SLB negeri se-Lampung pada Kamis lalu. Dalam pertemuan itu, Mirza menegaskan bahwa biaya operasional sekolah akan ditanggung lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Mulai sekarang, tidak boleh ada lagi pungutan uang komite untuk siswa SMA. Segala kebutuhan sekolah akan kita bantu lewat APBD,” ujar Mirza.

Ia juga meminta dukungan semua pihak untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Lampung.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul.

Pemprov juga mencatat hanya 20 dari 352 SMA negeri di Lampung yang meloloskan siswanya dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun ini. Sebanyak 49 sekolah bahkan nihil siswa yang masuk perguruan tinggi.

“Kita tidak akan mampu memajukan Indonesia jika SDM kita tertinggal. Kalau anak-anak Lampung tak disiapkan sejak sekarang, mereka akan kalah bersaing dengan SDM dari luar,” kata Mirza.

Selain menghapus pungutan, Pemprov juga menyiapkan program pendukung, seperti pembangunan 35 sekolah unggulan, pengenalan mata pelajaran baru seperti bahasa Jepang, Korea, dan Arab untuk kelas 12, serta optimalisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pendidikan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, mengatakan kebijakan ini menyasar sekitar 203 ribu siswa di 352 sekolah negeri. Menurut dia, kebijakan serupa juga tengah dievaluasi untuk kemungkinan diterapkan di sekolah swasta.

“Pak Gubernur punya komitmen kuat. Insya Allah, seluruh biaya operasional sekolah ditanggung APBD. Sekolah tidak boleh lagi memungut biaya dalam bentuk apa pun,” tutup Thomas. (Rilis)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB