Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

- Editor

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Pramoedya.id: Polemik Program Umrah Pemerintah Kota Bandar Lampung terus bergulir. Setelah Pramoedya.id mengungkap adanya pertanyaan mengenai besaran biaya paket umrah yang mencapai sekitar Rp38 juta per peserta, reaksi publik pun bermunculan di media sosial.

Pantauan Pramoedya.id pada Selasa (4/8/2026) di sejumlah platform media sosial menunjukkan banyak warganet mempertanyakan dasar penetapan harga paket umrah yang dibiayai melalui APBD Kota Bandar Lampung. Tidak sedikit pula yang meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung membuka secara transparan rincian biaya program tersebut.

Menariknya, di tengah ramainya perbincangan, sejumlah warganet mengaku memiliki pengalaman yang dinilai relevan dengan polemik tersebut.

Salah satu warganet mengaku anggota keluarganya memperoleh fasilitas umrah melalui program pemerintah. Namun ketika dirinya ingin ikut mendampingi dengan biaya pribadi melalui biro perjalanan yang sama, harga yang ditawarkan justru mencapai sekitar Rp40 juta.

“Emak gua kemarin bayar sendiri 40 juta njirr,” tulis seorang pengguna media sosial.

Komentar serupa juga bermunculan. Ada yang mengaku pernah membayar sekitar Rp43 juta untuk satu orang jamaah. “Emang mahal kocak, emak gua umroh untuk satu orang 43 juta,” tulis akun lainnya.

Sementara itu, warganet lain berpendapat kenaikan harga dapat dipengaruhi oleh tarif tiket pesawat yang memang mengalami perubahan.

“Tapi emang tiket pesawat kan emang naik,” tulis salah satu pengguna.

Namun, penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru dari masyarakat. Sebab, jika benar harga dipengaruhi kenaikan tiket pesawat maupun komponen lainnya, publik menilai pemerintah perlu menjelaskan rincian penyusunan harga paket agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

Di sisi lain, tidak sedikit komentar yang meminta adanya audit terhadap program tersebut. Sebagian mempertanyakan mengapa anggaran program umrah terus berjalan di tengah masih adanya persoalan infrastruktur di Kota Bandar Lampung, sementara yang lain meminta aparat penegak hukum menelusuri apabila ditemukan dugaan penyimpangan.

Meski demikian, komentar-komentar tersebut merupakan pendapat pribadi warganet yang berkembang di ruang publik dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sebelumnya, Pramoedya.id mengungkap adanya pertanyaan mengenai biaya paket umrah Pemerintah Kota Bandar Lampung yang disebut mencapai sekitar Rp38 juta per peserta, sementara sejumlah paket umrah komersial dengan fasilitas yang diklaim setara ditawarkan pada kisaran harga yang lebih rendah.

Untuk memperoleh penjelasan resmi, Pramoedya.id telah mengajukan konfirmasi kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman. Dalam konfirmasi tersebut, redaksi meminta penjelasan mengenai dasar penetapan harga, mekanisme survei pasar, proses penunjukan biro perjalanan, hingga komponen biaya yang menyebabkan nilai paket tersebut lebih tinggi.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2026), Jhoni menyatakan akan memberikan penjelasan pada hari berikutnya. “Besok bisa enggak ngasih penjelasannya ya,” tulis Joni melalui pesan WhatsApp.

Namun hingga berita ini diterbitkan, penjelasan yang dijanjikan belum juga disampaikan.

Ketiadaan penjelasan resmi membuat pertanyaan publik mengenai dasar penetapan harga, komponen biaya, serta mekanisme pelaksanaan Program Umrah Pemerintah Kota Bandar Lampung masih belum terjawab.(*)

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot
Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September
PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan
Formmasi Laporkan Trotoar Ambruk Ke Kejagung, Tantang Eva Copot Kadis PU
FORMMASI Resmi Laporkan Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung
Pemkot Balam Maksimalkan Peran Satlinmas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:10 WIB

Diverifikasi KPK, Dugaan KKN Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Kian Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Formmasi Bawa Dugaan Korupsi Dinas PU dan Kesra ke Kejagung, Aksi 15 September

Senin, 7 September 2026 - 18:37 WIB

PDIP Balam Bagikan Ribuan Masker dan Siram Jalan

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB