Pramoedya.id: Pengurus Ranting Gerakan Pemuda Ansor Desa Pancasila, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, menginisiasi gerakan penanaman 1.000 bibit pepaya di wilayah setempat. Aksi penanaman massal ini ditujukan sebagai ikhtiar konkret dalam membangun ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendongkrak pemberdayaan ekonomi warga desa.
Agenda ini dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Natar, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Pancasila, kader Banser, hingga tokoh masyarakat setempat. Langkah ini sekaligus membuktikan peran aktif badan otonom NU tersebut dalam sektor pertanian produktif di tingkat akar rumput.
Ketua Ranting GP Ansor Desa Pancasila, Dedi Nurmansyah, menegaskan bahwa gerakan penanaman ini merupakan langkah awal dalam membangun budaya produktif di kalangan kader dan masyarakat.
“Penanaman 1.000 bibit pepaya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen kami untuk menanam harapan, merawat masa depan, dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan bersama. Kami ingin menunjukkan bahwa kader Ansor mampu menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat,” ujar Dedi Nurmansyah melalui pers rilis yang diterima Pramoedya.id, Senin (29/06/2026).
Aksi pemuda ini mendapat respons positif dari induk organisasinya. Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Pancasila, Gatot Subiyanto, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk ibadah sosial dan implementasi nyata dari nilai keislaman untuk menjaga kelestarian alam.
“Menanam pohon berarti menanam kehidupan. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, memanfaatkan lahan yang ada, dan bersama-sama membangun desa yang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera,” kata Gatot Subiyanto.
Di kesempatan yang sama, pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Natar, Dzacky Budi Pratama, ikut menambahkan bahwa program ini sejalan dengan semangat organisasi dalam mencetak kader yang adaptif dan solutif terhadap tantangan zaman di masyarakat.
“Hari ini kita tidak hanya menanam bibit pepaya, tetapi juga menanam optimisme, semangat gotong royong, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Kader Ansor harus menjadi motor penggerak perubahan, hadir dengan aksi nyata, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program yang produktif,” pungkas Dzacky Budi Pratama. (*)







