UIN Lampung Bekali Ratusan Sivitas Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

- Editor

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Menghadapi risiko kegawatdaruratan di lingkungan kampus berpopulasi besar, Klinik Pratama UIN Raden Intan Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Basic Life Support (BLS) atau bantuan hidup dasar. Pelatihan intensif yang berlangsung pada 22–23 April 2026 ini menyasar 200 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Kepala Biro AUPKK UIN RIL, Juanda Naim, saat membuka kegiatan menekankan bahwa keterampilan pertolongan pertama adalah kompetensi wajib, mengingat jumlah mahasiswa kampus ini telah menembus angka 25 ribu orang. Ia mendorong agar pengetahuan teknis ini tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi juga ditularkan kepada lingkungan sekitar.

“Kita tidak tahu kapan musibah terjadi. Dengan bekal ini, setidaknya kita bisa melakukan pertolongan pertama sebelum tenaga medis tiba. Saya juga mendorong agar materi ini diperkenalkan sejak awal kepada mahasiswa baru,” ujar Juanda, Rabu, 22 April 2026.

Juanda bahkan mengusulkan perluasan sasaran pelatihan hingga ke tenaga keamanan dan tenaga umum. Menurutnya, personel lapangan inilah yang paling berpotensi menemukan situasi darurat di area kampus dan harus memiliki kesiapsiagaan tinggi.

Plt. Kepala Pusat Layanan Kesehatan UIN RIL, Rika Damayanti, melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi hingga pendaftaran terpaksa ditutup lebih awal. Selama dua hari, peserta digembleng dengan teori dari instruktur internal Klinik Pratama serta sesi praktik yang dipandu oleh instruktur bersertifikat dari Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kepercayaan diri peserta saat menghadapi kasus henti jantung atau sumbatan jalan napas. Kami ingin menumbuhkan budaya peduli dan jiwa kemanusiaan di lingkungan kampus,” kata Rika.

Setelah sesi materi utama, para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk simulasi praktik di Klinik Pratama. Program tahunan ini diproyeksikan terus berlanjut dan akan dikembangkan melalui program pengabdian masyarakat guna memperluas jangkauan kesiapsiagaan darurat di luar pagar universitas. (*)

 

Berita Terkait

Pameran Foto Kapersa: Cara Anggota Muda UKM Blitz UIN Lampung Membedah Teknik dan Estetika
Besok, Ormawa FDIK Bakal Bahas Mahasiswa Internetisme
Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Dilapor ke DPRI
Kejar Akreditasi Internasional, UIN Raden Intan Lampung Validasi Dokumen RPS Berbasis OBE
SEMA FTK UIN Raden Intan Lampung Gelar Sekolah Legislatif
Senat Tekankan Pengetatan Integritas Akademik di UIN
 Siasat “Ekoteologi” UIN Raden Intan di Raker 2026
20 Mahasiswa Terpilih Jadi Finalis Duta Kampus UIN Raden Intan Lampung 2026  

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:01 WIB

UIN Lampung Bekali Ratusan Sivitas Keterampilan Bantuan Hidup Dasar

Rabu, 22 April 2026 - 18:58 WIB

Pameran Foto Kapersa: Cara Anggota Muda UKM Blitz UIN Lampung Membedah Teknik dan Estetika

Rabu, 22 April 2026 - 01:34 WIB

Besok, Ormawa FDIK Bakal Bahas Mahasiswa Internetisme

Selasa, 21 April 2026 - 09:27 WIB

Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Dilapor ke DPRI

Senin, 20 April 2026 - 19:24 WIB

Kejar Akreditasi Internasional, UIN Raden Intan Lampung Validasi Dokumen RPS Berbasis OBE

Berita Terbaru

Pendidikan

Besok, Ormawa FDIK Bakal Bahas Mahasiswa Internetisme

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:34 WIB

Lampung

Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Dilapor ke DPRI

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:27 WIB