Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung menilai kondisi fisik ruang kerja memiliki korelasi langsung terhadap pola pikir dan produktivitas para pegawainya. Melalui Gerakan ASRI, setiap pimpinan OPD diinstruksikan untuk memastikan tidak ada lagi tumpukan berkas yang tidak tertata atau fasilitas kantor yang terabaikan, demi menciptakan suasana pelayanan publik yang lebih segar.
Muhammad Nur Ramadhan menegaskan bahwa ruang kerja yang rapi akan mendorong munculnya ide-ide kreatif dan semangat kerja yang tinggi. Sebaliknya, kantor yang semrawut dianggap dapat menghambat ritme kerja dan menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang datang berkunjung.
“Lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada pola pikir aparatur. Ruang kerja yang rapi mendorong peningkatan produktivitas, sementara suasana yang nyaman akan memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan,” ujar Muhammad Nur Ramadhan saat memimpin upacara mingguan.
Ia juga menyoroti pentingnya modernisasi melalui digitalisasi dokumen untuk mengurangi penumpukan kertas di meja kerja.
“Pemanfaatan digitalisasi dokumen sangat penting guna mengurangi penggunaan kertas dan menciptakan ruang kerja yang lebih efisien, sehingga efektivitas pelayanan dapat tercapai tanpa terkendala tumpukan arsip fisik,” tuturnya menjelaskan teknis Gerakan ASRI. (*)







