Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen hadir dalam melestarikan budaya lokal melalui penyediaan fasilitas pemakaman yang nyaman dan asri. Melalui aksi Grebek Makam, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi ziarah kubur atau “nyekar” dengan khusyuk tanpa terganggu oleh kondisi lingkungan yang rimbun atau kotor.
Hendri Satria Jaya menjelaskan bahwa tradisi ziarah menjelang bulan puasa dan hari raya Idulfitri sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga Kota Tapis Berseri. Oleh karena itu, penataan TPU menjadi prioritas pelayanan publik pemerintah kota untuk memberikan rasa nyaman saat momen keagamaan berlangsung.
“Ziarah atau nyekar sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan warga menjelang bulan puasa maupun saat Lebaran. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa menjalankan tradisi tersebut dengan nyaman,” kata Hendri Satria Jaya.
Dengan kondisi makam yang tertata, diharapkan suasana religius saat berdoa di pusara keluarga dapat lebih terjaga.
“Dengan lingkungan makam yang bersih dan tertata, masyarakat dapat berdoa dengan lebih khusyuk tanpa terganggu kondisi sekitar yang kerap dipenuhi semak belukar,” tuturnya saat meninjau pembersihan di salah satu TPU. (*)







