Pramoedya.id: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) membuka Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan untuk melayani para pemudik yang melintas di Provinsi Lampung.
Posko tersebut telah beroperasi sejak 18 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 27 Maret 2026.
Sejak dibuka, posko ini telah melayani pemudik dari berbagai daerah. Sejumlah di antaranya merupakan pemudik asal Pulau Jawa yang menuju kampung halaman di Pulau Sumatera, khususnya di Bandar Lampung.
Posko ini dijaga oleh tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Raden Intan Lampung bersama tenaga kesehatan dari Klinik Pratama UIN Raden Intan Lampung.
Berdasarkan catatan panitia, puncak kunjungan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026. Pada hari itu, puluhan pemudik singgah untuk beristirahat dan memeriksa kondisi kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan.
Ketua LP2M UIN Raden Intan Lampung, Ali Abdul Wakhid, mengatakan kehadiran posko tersebut merupakan bentuk komitmen kampus dalam pengabdian kepada
“Posko ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya membantu para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat dan layanan kesehatan selama perjalanan,” ujar Ali melalui pers rilis yang diterima Pramoedya.id, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, pemilihan Masjid Raya Airan sebagai lokasi posko didasarkan pada peran strategis masjid dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan masyarakat. Kami ingin masjid bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pemudik yang melintas,” katanya.
Selain itu, lokasi posko yang berada di jalur keluar masuk tol dinilai strategis karena dilintasi banyak kendaraan dari berbagai daerah.
“Lokasi ini sangat strategis karena menjadi jalur perlintasan utama, baik bagi pemudik maupun masyarakat yang melakukan perjalanan lintas daerah untuk bersilaturahmi,” ujarnya.
Melalui posko ini, UIN Raden Intan Lampung menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, mulai dari layanan kesehatan, tempat istirahat, makanan, pengisian daya telepon genggam, hingga pusat informasi. (*)







