Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Bagi Abd Rahman Hamid, sejarah bukan sekadar tumpukan kertas kusam berisi angka tahun. Lewat karya terbarunya, Historia Magistra Vitae: Merawat Bangsa Mengajarkan Sejarah, akademisi UIN Raden Intan Lampung ini kembali menegaskan bahwa masa lalu adalah kompas paling presisi untuk menatap masa depan.

Buku ini resmi meluncur secara daring pada Rabu, 11 Maret 2026. Hajatan literasi ini terlaksana berkat kerja sama Prodi S1 Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU) dengan Penerbit Pustaka Larasan, Bali.

Mengutip adagium klasik Marcus Tullius Cicero, Hamid menekankan bahwa sejarah adalah guru kehidupan. Ia membawa pembaca menyelami pengalaman berbangsa secara reflektif, mulai dari hiruk-pikuk perjuangan kaum muda, dinamika Pancasila, hingga wacana kemaritiman yang sering terlupakan.

“Tidak ada kejadian tanpa sebab di masa lalu. Karena itu, sejarah menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan kita ke depan,” ujar lulusan Doktor Ilmu Sejarah Universitas Indonesia tersebut dalam peluncuran bukunya, Rabu (11/3/2026).

Buku ini hadir dengan napas kritis. Hamid tidak hanya menyuguhkan data, tapi juga mencoba menyalakan inspirasi dan menyuburkan semangat kebangsaan melalui mozaik sejarah Indonesia yang beragam.

Peluncuran ini menjadi ajang “adu gagasan” yang cukup bernas. Tiga akademisi hadir sebagai pembahas: Budi Agustono dari USU, Teuku Kemal Fasya dari Universitas Malikussaleh Aceh, serta Indah Wahyu Puji Utami dari Universitas Negeri Malang.

Diskusi yang dipandu oleh Lestari Dara Cinta Utami Ginting ini diikuti antusias oleh dosen, mahasiswa, hingga pegiat sejarah dari berbagai penjuru tanah air.

Langkah Hamid kali ini seolah melanjutkan tren positifnya di dunia literasi. Tahun lalu, karyanya yang berjudul Makassar Mendunia sukses mencuri perhatian dan didiskusikan di sejumlah kampus elite, mulai dari Universitas Indonesia hingga Universitas Hasanuddin.

Melalui Historia Magistra Vitae, Hamid kembali membuktikan bahwa menulis sejarah adalah cara terbaik untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. (*)

 

Berita Terkait

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru
Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur
Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT
27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama
Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
UIN RIL Resmi Buka Prodi Hukum Pidana Islam
Wali Kota Eva Dwiana Bersama Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Dua Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:17 WIB

Mustafida Mundur, Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Masuki Babak Baru

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Audiensi Formmasi, Kemenag Janji Usut Ulang Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Bacalon Rektor Unila Budiyono Janji Tak Sembrono Naikkan UKT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:39 WIB

27 Agustus, FORMMASI Kepung Kemenag: Desak Usut Kasus An-Nur dan Evaluasi Kepemimpinan Menteri Agama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kanwil Kemenag se-Indonesia dan PTKIN Berkolaborasi Menuju PMB 2026

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB