IJP Lampung Rilis Buku Satu Tahun Kepemimpinan Mirza-Jihan

- Editor

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung resmi meluncurkan Koran Edisi Khusus dan Buku Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela. Peresmian tersebut digelar di halaman Gedung Pusiban, kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/3/2026)

Ketua IJP, Abung Mamasa, menyatakan bahwa peluncuran ini bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, karya jurnalistik ini merupakan instrumen untuk merawat ingatan publik mengenai capaian dan janji politik pemimpin Lampung dalam setahun terakhir.

“Kami berpikir masyarakat punya hak untuk tahu apa saja yang telah dikerjakan gubernur dan wakil gubernur. Saya hanya mengakomodir ide kawan-kawan anggota,” kata Abung dalam sambutannya.

Abung menilai setahun pertama kepemimpinan Mirza-Jihan merupakan fase peletakan fondasi pembangunan. Meski baru seumur jagung, ia mengklaim arah pembangunan mulai terlihat, terutama pada penguatan desa sebagai pusat ekonomi, pembangunan konektivitas, hingga reformasi birokrasi.

Ia juga menegaskan bahwa buku dan koran khusus tersebut disusun dengan mengedepankan objektivitas. Sinergi antara IJP dan pemerintah daerah, kata Abung, tidak akan mematikan daya kritis pers.

“Saya ingatkan kepada anggota IJP, silakan mengkritisi tapi tidak nyinyir. Pers memiliki tugas tidak hanya menggambarkan, tapi juga merawat akal sehat publik,” tegasnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik inisiatif para jurnalis tersebut. Bagi Mirza sapaan akrabnya, buku ini menjadi wahana untuk menengok kembali apa saja yang telah dikerjakan sekaligus bahan evaluasi untuk langkah ke depan.

“Benar kata Abung, masyarakat punya hak untuk tahu apa saja yang sudah kami lakukan. Menjadi gubernur itu amanah sekaligus beban bagi kami,” ujar Mirza.

Dalam setahun terakhir, Mirza mengakui pihaknya fokus membenahi konektivitas wilayah melalui peningkatan kemantapan jalan provinsi. Ia memiliki visi agar masyarakat Lampung bisa bangga dengan kualitas jalan di daerahnya sendiri.

Salah satu kebijakan yang diambil adalah mengubah spesifikasi pembangunan jalan dari aspal menjadi rigid beton agar memiliki daya tahan lebih lama. Untuk mempercepat target tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menempuh skema pinjaman daerah.

“Fokusnya, di tahun 2028 atau 2029, kemantapan jalan di Lampung sudah mencapai 90 persen,” kata Mirza. (*)

Berita Terkait

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim
PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual
Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:17 WIB

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB