ORADO Lampung Gelar Pelatihan Wasit Domino

- Editor

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Lampung menggelar Training of Referee atau pelatihan wasit di Hotel Horison Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat fondasi olahraga domino di tingkat daerah sekaligus mencetak pengadil pertandingan yang kompeten.

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung hingga 1 Maret 2026 ini diikuti oleh perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) dari berbagai wilayah, antara lain Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Utara, Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.

Ketua Pengprov ORADO Lampung, Budhi Darmawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran ORADO bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap domino. Menurutnya, domino harus “naik kelas” dari sekadar permainan rekreasional menjadi olahraga prestasi yang terukur.

“Dengan Training of Referee ini, ORADO Lampung siap menggelar kompetisi domino hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Lampung,” kata Budhi Darmawan.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan Pengurus Pusat ORADO, Fahrizal, menyatakan bahwa federasi bergerak cepat sejak dideklarasikan pada Januari 2026 lalu. Fokus utama saat ini adalah mematangkan struktur kepengurusan, melahirkan atlet berbakat, dan menyiapkan wasit yang memahami regulasi pertandingan di berbagai provinsi.

Fahrizal menekankan bahwa status domino kini telah resmi diakui oleh otoritas olahraga nasional. Hal ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan cabang olahraga (cabor) ini di Indonesia.

“Sebagai salah satu cabor prestasi, ORADO mempersiapkan aturan kompetisi, wasit, dan atlet di seluruh Indonesia,” ujar Fahrizal.

Ia menambahkan bahwa pengakuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menjadi bukti bahwa domino memiliki ekosistem kompetisi yang profesional.

“Domino bukan lagi sekadar permainan, sekarang telah diakui menjadi cabor prestasi oleh Kemenpora, KONI, dan KOI,” pungkasnya. (Rilis).

Berita Terkait

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim
PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual
Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:17 WIB

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB