Pramoedya.id: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak para pemimpin kota se-Indonesia untuk tidak malu meniru praktik terbaik dari kota-kota maju di dunia. Dalam orasinya di hadapan puluhan wali kota, ia mencontohkan bagaimana teknologi, transportasi, hingga sistem mitigasi bencana di luar negeri bisa diadaptasi di Indonesia.
Mirza menyoroti kecepatan layanan publik di Tiongkok yang berbasis teknologi, keunggulan infrastruktur Singapura, serta kesiapsiagaan bencana yang luar biasa di Jepang. Pesan ini disampaikan agar para kepala daerah memiliki visi global dalam membangun tata kelola perkotaan yang modern dan inovatif.
“Pesannya jelas, kota yang maju adalah kota yang tidak takut berubah dan terus berinovasi,” tandas Rahmat Mirzani Djausal, Sabtu (20/12/2025).
Ia menekankan bahwa kolaborasi antarkota melalui ajang APEKSI bukan sekadar seremoni akhir tahun. Forum ini harus menjadi momentum bagi para wali kota untuk saling “mencuri” ilmu agar kota-kota di Indonesia bisa berdiri di garis terdepan dalam persaingan global di masa depan.
“Ini kesempatan bagi kita untuk benar-benar memahami tantangan di daerah masing-masing dan menyampaikan bagaimana kota-kota kita bisa berdiri di garis terdepan,” ujarnya menutup pidato. (*)







