Cegah Longsor, BMBK Segera Perbaiki Jembatan di Lambar

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Jejak gerusan air hujan terlihat jelas di sisi Jembatan Pekon Balak, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

Tanah yang semestinya menjadi penyangga kokoh infrastruktur itu perlahan terkikis, menyisakan kekhawatiran bagi siapa saja yang melintas.

Padahal, jembatan ini adalah nadi utama bagi mobilitas warga setempat.
Kondisi rawan ini tak luput dari perhatian Pemerintah Provinsi Lampung.

Di sela-sela padatnya agenda kunjungan kerja Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah, menyempatkan diri menepi inspeksi jembatan tersebut ketika akan berpulang ke Bandar Lampung untuk melaksanakan tugas di BMBK Lampung, Kamis (18/12/2025).

Taufiqullah turun langsung mengamati struktur jembatan yang mulai terancam. Ia melihat bagaimana aliran air hujan telah mengubah topografi tanah di sekitar jembatan menjadi labil.

“Hari ini kami sempatkan melihat langsung. Kondisinya sudah tergerus air hujan dan ini cukup berbahaya,” ujar Taufiqullah di lokasi kejadian melalui pers rilisnya, Jumat (19/12/2025).

Bagi Taufiqullah, kerusakan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan warga. Jika dibiarkan tanpa penanganan, ia khawatir jembatan tersebut tidak akan bertahan lama menghadapi cuaca ekstrem.

“Jika tidak segera ditangani, jembatan ini berpotensi mengalami kerusakan lebih parah,” katanya memperingatkan.

Mengingat peran vitalnya jembatan bagi perekonomian dan aktivitas harian warga Suoh, pembiaran bukanlah opsi.

Dari hasil tinjauan lapangan itu, Dinas BMBK langsung menyusun rencana tindak lanjut.

Taufiqullah memastikan penanganan Jembatan Pekon Balak akan menjadi prioritas dalam perencanaan ke depan. Pemprov Lampung menargetkan perbaikan fisik dapat dieksekusi pada tahun anggaran mendatang.

“Mudah-mudahan penanganannya bisa segera masuk program dan perbaikannya dapat dilaksanakan pada tahun 2026,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB