G-PAK Minta Kejagung Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan BPJN Lampung

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Gerakan Pemuda Anti Korupsi (G-PAK) menyatakan sikap tegas terkait dugaan korupsi di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung Wilayah 2. Mereka menuntut Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) melakukan investigasi secara menyeluruh dan transparan.

Aksi tersebut dilakukan di depan Gedung Kejagung RI sebagai bentuk keprihatinan mendalam terhadap dugaan korupsi pada tahun anggaran 2023 dan 2024. Korupsi ini diduga terjadi pada item pekerjaan pembangunan jembatan dan preservasi jalan nasional di Provinsi Lampung.

“Dugaan korupsi ini terjadi sejak tahap pengadaan sampai pada perealisasian. Modus operandinya adalah pengurangan volume dan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,” ungkap Dapid, Koordinator Nasional G-PAK, Jumat (17/10/2025).

Dalam orasinya, Dapid mendesak Kejagung untuk tidak hanya mengusut, tetapi juga memeriksa semua pihak yang terkait dalam dugaan korupsi di BPJN Lampung.

“Jangan Pandang bulu. Ini sangat merugikan rakyat Lampung, Kejagung wajib usut tuntas semua yang terlibat,” tegasnya.

Diketahui, beberapa proyek yang disoroti G-PAK antara lain Penggantian Jembatan Way Sabuk (nilai pagu Rp 18,44 miliar, TA 2024), Preservasi Jalan dan Jembatan Ruas Bukit Kemuning – Terbanggi Besar (nilai pagu Rp 30,60 miliar, TA 2024), dan Pembangunan Jembatan Gantung Sidomulyo (nilai pagu Rp 5,68 miliar, TA 2023). (Rilis/*)

 

Berita Terkait

Resmi Terpilih, Ini yang Akan Dilakukan Syahrul di DRL
Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo
Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam
Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya
Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:46 WIB

Resmi Terpilih, Ini yang Akan Dilakukan Syahrul di DRL

Senin, 29 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pemprov Lampung Janji Teruskan Aspirasi PMII ke Presiden Prabowo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WIB

Bawa Keranda Mati, PMII Tagih Pemprov Lampung Gelar RDPU dalam 2×24 Jam

Senin, 29 Juni 2026 - 13:17 WIB

Sebut Tak Wakili Lampung, Pimpinan Marga Balak Soal Gelar Adat Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:28 WIB

Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi

Berita Terbaru

Syahrul Ketika Memimpin DRL pasca terpilih. Foto: Pramoedya.id

Lampung

Resmi Terpilih, Ini yang Akan Dilakukan Syahrul di DRL

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:46 WIB