Pemkot Bandar Lampung Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Penangkal Banjir

- Editor

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Sukabumi dan Teluk Betung Selatan. Berbagai pembangunan infrastruktur telah diselesaikan guna meminimalisir dampak genangan air.

Di Kecamatan Sukabumi, tepatnya di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Pemkot telah menyelesaikan sejumlah pembangunan penting. Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan talud siring, penyelesaian pemasangan box culvert, serta perbaikan sistem drainase. Semua langkah ini bertujuan untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir genangan saat musim hujan.

Sementara itu, di Teluk Betung Selatan, pengerukan sedimen pada saluran drainase di Jalan Ikan Tenggiri telah rampung dikerjakan. Area ini menjadi titik rawan banjir akibat pendangkalan saluran. Selain itu, pemerintah juga membongkar rumah-rumah liar yang berdiri di atas saluran drainase karena keberadaannya menghambat aliran air. Di waktu bersamaan, perbaikan pagar makam di Kelurahan Talang juga telah dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa semua langkah tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan kota yang tertata dan bebas banjir. “Semua yang kami lakukan ini tidak lain demi kepentingan masyarakat. Kami ingin mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh, bukan hanya sementara,” ujar Eva Dwiana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedy Sulistio, menambahkan bahwa seluruh pekerjaan ini menggunakan anggaran rutin pemerintah kota. “Kami memanfaatkan anggaran rutin untuk perbaikan infrastruktur berdasarkan prioritas wilayah rawan banjir, tanpa program khusus,” jelas Dedy.

Dengan rampungnya proyek-proyek tersebut, Pemkot berharap dampak banjir dapat ditekan dan kualitas lingkungan serta kehidupan masyarakat semakin membaik. Ke depan, pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi infrastruktur guna memastikan sistem drainase berfungsi optimal. (*)

Berita Terkait

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M
SMA Siger Tersandera Syarat Hampir Mustahil, Disdikbud Panggil Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:47 WIB

BRI BalamGandeng Agung Podomoro

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Kamis, 5 Feb 2026 - 20:55 WIB

Foto: ilustrasi

Perspektif

Orang-Orang yang Selalu Sibuk, Tapi Tidak Pernah Selesai

Kamis, 5 Feb 2026 - 06:33 WIB

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Foto: BukanAgus

Bandarlampung

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:44 WIB