Walikota Eva Dwiana Temukan Penyebab Banjir Campang Jaya: Bangunan Liar dan Kolam Renang di Atas Sungai

- Editor

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung lokasi banjir di RT 08 Lingkungan II, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, yang sebelumnya sempat viral di media sosial. Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Eva menemukan sejumlah bangunan semipermanen berdiri di atas aliran Sungai Way Kecapi. Beberapa di antaranya bahkan sudah menggunakan pondasi beton dan memakan badan sungai, menyebabkan penyempitan hingga sekitar satu meter.

“Jadi karena kemarin diviralkan, akhirnya kita jadi tahu biang keladinya, yaitu penyempitan sungai dan ada bangunan di atasnya,” ujar Eva kepada awak media, Selasa (8/4/2025).

Dalam tinjauan tersebut, Eva juga dikejutkan dengan temuan sebuah kolam renang yang dibangun warga di atas badan sungai. Kolam tersebut dilengkapi wahana perosotan anak dan bagian atasnya ditutup beton untuk dijadikan area pijakan.

“Terkait dengan wisata pemandian yang kita temukan tepat di badan sungai, masyarakat harus tahu bahwa itu adalah hal yang salah dan bisa berdampak pada lingkungan, salah satunya adalah banjir,” tegasnya.

Penyempitan aliran sungai yang terjadi di tengah permukiman padat menyebabkan air mudah meluap saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Ada 11 kepala keluarga (KK) yang rumahnya akan kita rapikan agar tidak memakan badan sungai. Bunda juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah mengunggah ke media sosial hingga viral,” ucapnya.

Eva menegaskan komitmennya untuk terus menertibkan bangunan liar di atas aliran sungai sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana.

“Kita sudah berkomitmen untuk hal itu agar ke depan tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)


Berita Terkait

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M
SMA Siger Tersandera Syarat Hampir Mustahil, Disdikbud Panggil Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:47 WIB

BRI BalamGandeng Agung Podomoro

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Kamis, 5 Feb 2026 - 20:55 WIB

Foto: ilustrasi

Perspektif

Orang-Orang yang Selalu Sibuk, Tapi Tidak Pernah Selesai

Kamis, 5 Feb 2026 - 06:33 WIB

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Foto: BukanAgus

Bandarlampung

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:44 WIB