44 Kasus Perempuan-Anak di Balam Mayoritas KDRT dan Pencabulan

- Editor

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi momok di Kota Bandar Lampung. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mencatat 44 kasus yang ditangani, dengan rincian 19 kasus menimpa perempuan dan 25 lainnya melibatkan anak-anak sebagai korban.

Pramoedya.id: Kepala UPT PPA Kota Bandar Lampung, A Prisnal, mengungkapkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan konflik keluarga mendominasi kasus perempuan. Sementara itu, kasus terhadap anak mayoritas berupa pencabulan dan persetubuhan, dengan rentang usia korban yang mengejutkan.

“Korban terkecil adalah anak berusia 4 tahun yang menjadi korban persetubuhan oleh tetangganya sendiri,” kata Prisnal saat ditemui pada Kamis (3/7/2025).

Ia menyebut pelaku dalam kasus tersebut telah divonis 14 tahun penjara.

Dari total kasus yang ditangani, sekitar 75 persen telah selesai melalui proses hukum maupun mediasi, sementara sisanya masih dalam tahap penanganan.

Menurut dia, pihaknya memberikan layanan terpadu bagi korban, mulai dari pendampingan psikologis hingga asistensi dalam proses hukum.

“Kita berikan pelayanan baik secara kesehatan mental korban, sampai proses hukum selesai,” ujarnya.

“Temuan ini mencerminkan bahwa kekerasan terhadap kelompok rentan belum mereda, bahkan terjadi dalam lingkungan terdekat korban. Fakta bahwa sebagian besar pelaku adalah orang yang dikenal korban menunjukkan pentingnya penguatan perlindungan di tingkat komunitas dan keluarga,” lanjut Prisnal.

UPT PPA Bandar Lampung mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi kekerasan, serta memperkuat peran orang tua dan lingkungan dalam pengawasan terhadap anak.(*)

Berita Terkait

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot
Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung
Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan
Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK
FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK
Diduga Tak Berizin, Belasan Warung Remang-remang di Jalur Soekarno-Hatta Resahkan Warga
Bandar Lampung Expo 2026 Dibuka, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Dukung Kemajuan Kota

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Kata Warganet Soal Umroh Pemkot Bandar Lampung

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dibalik Program Umroh Bandar Lampung, Banyak Hal Dipertanyakan

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:14 WIB

Anggota DPRD Bandar Lampung Bungkam Usai Dilapor KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan KKN dan Penyalahgunaan Wewenang Anggota DPRD Bandar Lampung ke KPK

Berita Terbaru

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB

Lampung

Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:03 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:53 WIB