PMII Bandar Lampung Instruksikan Kader “Turun ke Jalan” Bela Petani Singkong

- Editor

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Cabang PMII Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur. Foto: Luki

Ketua Cabang PMII Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur. Foto: Luki

Pramoedya.id: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung menginstruksikan seluruh kadernya untuk bergabung dalam aksi massa yang akan digelar bersama lebih dari 5000 petani singkong dan Cipayung Plus pada Senin, (5/5/2025)mendatang. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap petani singkong yang tengah berjuang menuntut harga yang adil dan stabil atas hasil panen mereka yang terus merosot.

Ketua Cabang PMII Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur, mengatakan bahwa pihaknya merasa terpanggil untuk memperjuangkan hak-hak petani singkong yang terus menghadapi masalah harga jual yang sangat rendah.

“Kami tidak bisa tinggal diam ketika petani yang sudah bekerja keras di lapangan justru tidak mendapatkan harga yang adil untuk produk mereka. Sebagai bagian dari masyarakat, PMII merasa perlu mendukung perjuangan mereka,” ujar Dapid saat diwawancarai, Jumat (2/5/2025).

Menurut Dapid, harga singkong di Lampung mengalami penurunan yang drastis dalam beberapa tahun terakhir. Harga yang seharusnya mencapai Rp1.400 per kilogram seringkali turun jauh, bahkan hanya sekitar Rp670 per kilogram setelah dipotong biaya rafaksi dan transportasi.

“Kondisi ini sangat memberatkan petani. Mereka kesulitan menghidupi keluarga mereka meskipun biaya produksi terus meningkat,” lanjutnya.
Aksi yang akan berlangsung pada Senin mendatang, akan memusatkan perhatian pada tuntutan petani singkong terhadap pemerintah dan pihak terkait untuk menetapkan harga yang lebih adil dan stabil. PMII berharap aksi ini tidak hanya menjadi seruan perubahan harga, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas terhadap petani yang sudah lama merasakan kesulitan.
“Aksi ini bertujuan untuk memperjuangkan harga yang lebih adil bagi petani singkong. Kami juga ingin mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata dalam memperbaiki keadaan ini,” tegas Dapid.

PMII juga mendesak agar pemerintah daerah meningkatkan program pendampingan untuk petani, serta mempercepat solusi terhadap masalah harga singkong yang kian mengancam kesejahteraan petani.

“Ini adalah kesempatan bagi pemerintah untuk menunjukkan komitmennya terhadap sektor pertanian yang sangat vital bagi ekonomi Lampung. Kami berharap aksi ini menjadi momentum untuk kebijakan yang lebih berpihak pada petani,” tutup Dapid. (*)

Berita Terkait

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim
PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual
Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir
Lepas 33 Ribu Bibit Ikan di Mesuji, Gubernur Mirza Larang Sentrum Sungai
Sumbang 11 Persen Kasus TBC, Lamsel Jadi Sorotan Wagub Jihan
Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:17 WIB

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:07 WIB

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:57 WIB

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB