Menjemput Takdir ke Kampus Impian dari Balik Dinding Pesantren

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Siapa nyana, keriuhan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung pada akhir November lalu bukan sekadar rutinitas mengaji biasanya. Di sudut-sudut kelas, tampak 20 santriwati terpilih sedang bergumul dengan soal-soal latihan dan strategi menembus perguruan tinggi. Mereka adalah para penerima Beasiswa Santri dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang sedang memahat jalan menuju masa depan.

Bagi para santri ini, sekat antara kehidupan pesantren dan ketatnya persaingan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kini makin menipis. Melalui dukungan finansial yang dikonversi menjadi bimbingan belajar intensif hingga tryout berkala, mereka dipersiapkan untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam seleksi kampus favorit.

Asa itu mulai dipupuk lewat Seminar Motivasi yang digelar Sabtu, 22 November 2025. Di sana, M. Ghifachri A. dan Yanuar Dwi P. membakar semangat para santriwati dengan materi perencanaan studi yang taktis. Pesan yang dibawa jelas: santri harus punya nyali untuk bermimpi setinggi langit.

Penanggung Jawab Beasiswa BAZNAS di Diniyyah Putri Lampung, Fadila Rahmah, mengungkapkan bahwa ikhtiar ini adalah sebuah perjalanan panjang, bukan sekadar seremoni satu hari.

“Saat ini bimbel, motivasi, dan pendampingan intensif masih terus dilakukan kepada santri penerima beasiswa dan dipantau langsung oleh Pimpinan Pesantren beserta jajaran,” tutur Fadila saat menjelaskan keberlanjutan program tersebut melalui pernyataan persnya, Jumat (9/1/2025).

Ia ingin memastikan bahwa beasiswa ini benar-benar menjadi jembatan yang kokoh bagi anak didiknya. Baginya, pendampingan yang konsisten adalah kunci agar mental para santri tidak rontok saat berhadapan dengan soal-soal seleksi yang rumit.

“Pendampingan ini kami lakukan agar santri memiliki kesiapan maksimal dan mampu lolos ke PTN serta kampus impian yang mereka tuju,” tambahnya dengan nada optimis. (*)

Berita Terkait

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Dapodik Mandek, Nasib Ratusan Siswa SMA Siger Terkatung
Rayakan Dies Natalis, UIN RIL Santuni Mahasiswa Korban Bencana
UIN RIL Manjakan Petugas Kebersihan, Hadiah Motor Disiapkan!
Mirza Lepas Jalan Sehat UIN RIL: Hijaukan Hati, Suburkan Bumi
Gandeng REI, UIN Raden Intan Perkuat Ekoteologi Lewat Penanaman Pohon
Catat! Ini Jadwal Tempur SPAN dan UM-PTKIN 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:14 WIB

Dapodik Mandek, Nasib Ratusan Siswa SMA Siger Terkatung

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menjemput Takdir ke Kampus Impian dari Balik Dinding Pesantren

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:51 WIB

Rayakan Dies Natalis, UIN RIL Santuni Mahasiswa Korban Bencana

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Kamis, 5 Feb 2026 - 20:55 WIB

Foto: ilustrasi

Perspektif

Orang-Orang yang Selalu Sibuk, Tapi Tidak Pernah Selesai

Kamis, 5 Feb 2026 - 06:33 WIB

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Foto: BukanAgus

Bandarlampung

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:44 WIB