Pramoedya.id: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemprov dalam memperbaiki kualitas infrastruktur secara fundamental. Gubernur menargetkan bahwa mulai tahun anggaran 2026, seluruh perbaikan jalan di Lampung tidak akan lagi menggunakan aspal, melainkan beralih ke material rigid beton.
Gubernur yang akrab disapa Mirza ini, menyatakan kebijakan ini diambil untuk meningkatkan ketahanan dan kualitas jalan di Provinsi Lampung.
“Jadi 2026 nanti jangan ada lagi aspal di Lampung, kita ganti jadi rigid beton. Tahun depan kita akan fokus ke jalan yang ramai, kita buka jalan untuk ekonomi baru yakni pertanian dan pariwisata,” kata Mirza.
Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari upaya besar Pemprov untuk mencapai target jalan mantap 90 persen pada 2028, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Lampung 2025-2030. Saat ini, jalan mantap di Lampung sudah mencapai 78 persen, melebihi rata-rata nasional yang berada di angka 75 persen. (*)







