Pramoedya.id: Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (15/8/2026).
Dalam prosesi pengukuhan yang dirangkai dengan penyerahan duplikat bendera pusaka tersebut, Jihan menegaskan bahwa tugas yang diemban Paskibraka merupakan amanah besar untuk menjaga kehormatan negara.
“Ketika nanti kalian berdiri di lapangan, lakukan dengan penuh rasa hormat. Yang sedang kalian jaga bukan hanya sekadar bendera, tetapi kalian semua menjaga kehormatan bangsa,” kata Jihan dalam arahannya.
Jihan mengingatkan para anggota Paskibraka mengenai sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan di balik berkibarnya Sang Saka Merah Putih.
Kepada para peserta yang mewakili sekolah dan daerah dari seluruh Lampung, Jihan menekankan tiga pesan utama: bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas, tidak gentar terhadap gemblengan latihan keras untuk membentuk mental baja, serta menjaga kekompakan tim.
“Kalian membawa nama orang tua, daerah, sekolah, serta Provinsi Lampung di pundak kalian. Lakukan dengan tenang, bangga, dan percayalah pada diri kalian, pada tim, serta pada Lampung,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang dinilai tidak hanya mengajarkan teknis baris-berbaris, melainkan melakukan investasi pembentukan karakter, kedisiplinan, serta integritas generasi muda.
Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Jihan mengajak seluruh elemen untuk menaruh empati kepada masyarakat yang masih berjuang menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap sesama.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat ditandai dengan pemasangan lencana secara simbolis kepada pemimpin upacara, serta penyerahan pedang perwira sebagai pengawal pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada upacara 17 Agustus mendatang. (*)







