FML Desak Kejagung Ambil Alih Penanganan Kasus Korupsi Irigasi Mesuji

- Editor

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Forum Muda Lampung (FML) kembali mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alih penanganan kasus korupsi proyek Irigasi Gantung Ipil Mesuji, yang sebelumnya ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Desakan ini disampaikan setelah laporan resmi FML dengan nomor Spesial/SPA-1/10/2025, yang masuk pada 30 Oktober 2025, dinilai belum menunjukkan tindak lanjut berarti.

Proyek irigasi senilai Rp97,8 miliar tersebut disebut merugikan negara hingga Rp14,3 miliar. FML menilai tidak ada perkembangan signifikan terkait supervisi maupun penetapan tersangka oleh Jampidsus Kejagung sejak laporan dilayangkan.

Sekretaris Jenderal FML, M. Iqbal Farochi, menyebut proyek yang seharusnya membantu ribuan hektare sawah di Mesuji itu tidak memberikan manfaat nyata. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya soal dugaan tindak pidana, tetapi juga berimplikasi pada kesejahteraan petani.

FML kemudian menyampaikan tiga tuntutan utama: Kejagung diminta mengambil alih penuh penanganan kasus dari Kejati Lampung, mengusut dugaan kemandekan yang dinilai mengindikasikan intervensi, serta segera menetapkan minimal dua tersangka utama.

FML juga menyatakan tengah menyiapkan Aksi Jilid II untuk mengawal laporan tersebut. Jika Kejagung tidak memberikan respons konkret, organisasi itu berencana mengonsolidasikan mahasiswa dan pemuda Lampung se-Jabodetabek untuk menggelar aksi unjuk rasa skala besar di Gedung Bundar Kejagung.

Menurut Iqbal, langkah itu ditempuh karena pihaknya merasa penanganan kasus ini berjalan lambat. Ia menegaskan bahwa FML akan terus menekan lembaga penegak hukum agar proses penyidikan berjalan transparan dan tidak berhenti di tingkat daerah.(*)

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB