FKUB Kunjungi Pemkot, Harmoni Sosial Diperkuat

- Editor

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Kerukunan antarumat beragama di Bandar Lampung kembali diperkuat melalui audiensi antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung. Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Inspektorat Kota Bandar Lampung pada Rabu (2/10/2025) ini bertujuan untuk membahas dan menguatkan strategi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Sosial, Plt. Kepala Dinas Kominfo, dan Kepala Bagian Kesra. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama dan FKUB Kota Bandar Lampung, menunjukkan koordinasi lintas lembaga yang intensif.

Diskusi yang dilakukan menekankan bahwa FKUB adalah organisasi yang berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan. Peran FKUB sangat luas, tidak hanya mencakup penyelesaian kasus keagamaan, tetapi juga pendekatan dan edukasi masyarakat, serta pendampingan dalam isu sensitif seperti perizinan rumah ibadah.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot menyatakan dukungannya yang kuat terhadap peran FKUB. Dukungan ini didasari keyakinan bahwa FKUB merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang rukun, toleran, dan berintegritas.

“Pemerintah kota Bandar Lampung mendukung FKUB sebagai mitra dalam menciptakan masyarakat yang rukun, toleran, dan berintegritas, serta terlibat dalam agenda-agenda penting daerah seperti pelaksanaan pemilu dan kegiatan lintas agama,” tutur perwakilan Pemkot, mengutip pernyataan dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait peran FKUB.

Audiensi ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi yang erat dalam menjaga kerukunan dan harmonisasi sosial di kota. Sinergi yang ditunjukkan antara Pemkot dan FKUB ini menjadi modal penting bagi stabilitas daerah, khususnya menjelang agenda-agenda krusial seperti pemilu yang seringkali rentan terhadap isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Diharapkan, kemitraan ini dapat memastikan setiap perbedaan dapat dikelola dengan bijak. (*)

Berita Terkait

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro
Kisruh SMA Siger, JPSI Desak Walikota Selamatkan Siswa ke Sekolah Lain
Ironi Genset MPP Balam, Harga Pasar Rp400 Juta, APBD Jebol Hingga Rp1 M

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:05 WIB

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:50 WIB

BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR

Berita Terbaru

Bandarlampung

DEMA FDIK UIN Gugat Polemik SMA Siger di Tugu Adipura

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:05 WIB

Foto: Ilustrasi

Perspektif

Almanak Pilrek UIN Lampung: Politik di Kampus Religi

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:25 WIB

Lampung

Dinas Sosial Lampung Pimpin Skor Pelayanan Publik Terbaik

Senin, 9 Feb 2026 - 21:32 WIB

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB