Dukung Petani Lokal, PMII Apresiasi Sikap Prabowo Soal Impor Singkong

- Editor

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur.

Pramoedya.id: Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur, menyambut baik pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang mendukung penghentian impor ubi kayu (singkong). Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani lokal yang selama ini dirugikan oleh derasnya arus impor.

“Ini langkah yang patut diapresiasi. Sejak awal kami di PMII telah menyuarakan keresahan para petani singkong di Lampung yang terpuruk akibat harga jatuh. Pernyataan Pak Prabowo menunjukkan bahwa aspirasi petani dan mahasiswa tidak diabaikan,” ujar Dapid kepada Pramoedya.id, Senin (26/5/2025).

Dapid menyebutkan bahwa impor singkong selama ini menjadi salah satu penyebab utama anjloknya harga di tingkat petani, terutama di wilayah sentra produksi seperti Lampung. Ia juga mengungkapkan bahwa sejak Januari 2025, PMII Bandar Lampung telah mendesak pemerintah untuk menghentikan impor singkong dan memprioritaskan penyerapan hasil panen dalam negeri.

“Kami bahkan sempat mengancam akan menduduki kantor partai yang menterinya bertanggung jawab atas kebijakan impor ini. Ini bukan soal politik, tapi soal keadilan ekonomi dan kedaulatan pangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, PMII Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mengawal implementasi kebijakan tersebut agar tidak berhenti pada level wacana. Mereka mendorong agar langkah konkrit segera dilakukan, seperti regulasi pembatasan impor, subsidi untuk petani singkong, dan pembukaan akses pasar hasil pertanian lokal.

“Kalau pemerintah benar-benar serius, maka harus ada percepatan kebijakan. Jangan sampai pernyataan ini hanya jadi janji manis di awal pemerintahan,” tutup Dapid.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan setuju atas usulan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menghentikan impor ubi kayu demi melindungi petani lokal dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Sikap tersebut disampaikan dalam rapat terbatas pada 23 Mei 2025. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027
Sekretaris DPRD Lampung Dukung Penuh Turnamen Minisoccer IJP FC
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Lampung, Lumbung Pangan yang Terlalu Besar untuk Tekor
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:27 WIB

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:11 WIB

Sekretaris DPRD Lampung Dukung Penuh Turnamen Minisoccer IJP FC

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Kamis, 5 Feb 2026 - 20:55 WIB

Foto: ilustrasi

Perspektif

Orang-Orang yang Selalu Sibuk, Tapi Tidak Pernah Selesai

Kamis, 5 Feb 2026 - 06:33 WIB

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Foto: BukanAgus

Bandarlampung

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:44 WIB