Pramoedya.id: Pemerintah Kota Bandar Lampung menaruh harapan besar pada 18 pelaku UMKM yang telah berhasil mendapatkan pinjaman modal dengan bunga nol persen. Pemerintah kota menekankan agar dana yang telah disalurkan benar-benar digunakan untuk pengembangan lini bisnis, bukan untuk kebutuhan konsumtif.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bandar Lampung, Riana Apriana, menyatakan bahwa program ini akan terus dipantau perkembangannya. Keberhasilan 18 UMKM ini diharapkan menjadi percontohan bagi pelaku usaha lainnya di Bandar Lampung untuk lebih tertib dalam mengelola administrasi keuangan dan riwayat kredit mereka.
“Harapannya pinjaman ini bisa menambah modal, meningkatkan kapasitas produksi dan berdampak pada peningkatan keuntungan serta kesejahteraan pelaku UMKM,” kata Riana Apriana di Bandar Lampung.
Ia juga berpesan agar para penerima manfaat dapat mengelola dana plafon hingga Rp 50 juta tersebut secara profesional.
“Ia berharap program pinjaman bunga nol persen ini benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan pelaku UMKM,” pungkasnya. (*)







