Pramoedya.id: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 5 Bandar Lampung memperkuat fokusnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Pada awal 2026, bank pelat merah ini secara konsisten menyalurkan pembiayaan produktif yang ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat secara berkelanjutan.
Penyaluran kredit ini difokuskan pada skema pembiayaan yang inklusif agar dapat menjangkau pelaku usaha di berbagai lapisan, terutama melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung, Bernadi Kurniawan, menjelaskan bahwa strategi perusahaan tidak hanya berhenti pada penyaluran modal. Menurutnya, pendampingan dan literasi keuangan menjadi kunci agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Peran UMKM sangat strategis dalam menopang perekonomian daerah. BRI tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan agar UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing,” kata Bernadi Kurniawan dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, KUR tetap menjadi instrumen utama bagi pelaku usaha produktif yang layak namun masih terkendala akses permodalan formal.
Untuk memastikan layanan terserap maksimal, BRI memanfaatkan jaringan kantor yang tersebar hingga ke wilayah pelosok Lampung. Selain dukungan modal, BRI mendorong digitalisasi transaksi bagi para debiturnya. Penggunaan layanan perbankan digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional bagi pelaku usaha kecil.
Langkah digitalisasi ini juga selaras dengan upaya BRI dalam menghadirkan layanan yang aman dan cepat bagi nasabah di daerah yang jauh dari pusat kota.
Dengan kombinasi antara pembiayaan bersubsidi, edukasi keuangan, dan inovasi teknologi, BRI Region 5 Bandar Lampung optimistis dapat menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang lebih tangguh dan inklusif sepanjang tahun ini. (*)







