Pramoedya.id: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Tanjung Karang menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bank sampah kepada SMAN 2 Bandar Lampung, Selasa, 27 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mendorong literasi keuangan sekaligus kepedulian lingkungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung ini mencakup rangkaian Stadium General, serah terima bantuan, hingga peluncuran sistem informasi digital untuk pengelolaan sampah.
Pemimpin Cabang BRI Tanjung Karang, Hidayat Akbar, menyatakan bahwa program tanggung jawab sosial ini dirancang untuk memperkenalkan konsep menabung kepada siswa melalui cara yang tidak biasa. Dengan bank sampah digital, setiap sampah yang dikumpulkan siswa akan dikonversi menjadi nilai ekonomi yang tercatat secara transparan.
“Siswa tidak hanya diajarkan peduli kebersihan, tetapi juga dikenalkan pada pengelolaan keuangan yang terukur. Sistem digital ini memastikan setiap transaksi tercatat secara rapi dan terintegrasi,” ujar Hidayat Akbar.
Inovasi ini mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Deputi OJK Provinsi Lampung, Eti Suliati, menilai bank sampah berbasis digital merupakan bentuk edukasi keuangan yang sangat aplikatif bagi generasi muda. Menurutnya, program ini sejalan dengan target peningkatan inklusi dan literasi keuangan di kalangan pelajar.
Senada dengan itu, Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Sevensari, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting menuju sekolah hijau dan cerdas. “Ini membantu sekolah membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, serta melek teknologi,” katanya.
Selain pihak BRI dan sekolah, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Azah Rawan Sangun, serta Yayan Sopian dari Sahabat Gajah.
Dalam sesi Stadium General, Yayan Sopian memberikan edukasi mengenai pelestarian ekosistem di Lampung. Ia menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari keberlanjutan masa depan.
Melalui bantuan ini, BRI berharap SMAN 2 Bandar Lampung dapat menjadi pionir bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi, pengelolaan lingkungan, dan literasi finansial sejak dini. (*)







