Bukan Hanya Gizi, Pemkot Desak SPPG Perhatikan Kesehatan Lingkungan

- Editor

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLH Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto. Foto| Bukan Agus

PLH Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto. Foto| Bukan Agus

Pramoedya.id: Komitmen terhadap kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bandar Lampung kini diuji dari sisi lain: kesehatan lingkungan. Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendesak agar SPPG tidak hanya fokus pada menu sehat, tetapi juga pada tanggung jawab pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan pencemaran limbah yang dilaporkan warga. Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Yusandi Ferianto, menjelaskan bahwa timnya kini bertugas mengecek langsung ke lapangan. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menjamin program yang mulia ini tidak menimbulkan masalah baru di tingkat masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini kan program pemerintah pusat, kita harus mendukungnya. Kalau memang di sana belum sesuai prosedur dalam pengelolaan limbahnya, nanti kami berikan masukan,” kata Yusandi, Jumat (3/10/2025).

Ia menekankan bahwa dualisme tanggung jawab harus diemban oleh SPPG: memastikan makanan yang disajikan baik dan sehat, sekaligus memastikan lingkungan sekitar tidak terganggu. DLH juga akan melakukan pembinaan kepada SPPG, membantu mereka memenuhi pengelolaan limbah yang baik.

Yusandi berharap seluruh SPPG di Bandar Lampung memperhatikan pengelolaan limbahnya. Hal ini krusial agar program MBG dapat berjalan maksimal tanpa keluhan masyarakat.

“Tentunya kami harap program MBG di Kota Bandar Lampung dapat berjalan dengan maksimal dan tidak ada keluhan masyarakat lagi,” kata dia, menyimpulkan bahwa suksesnya program ini tidak hanya diukur dari angka partisipasi, melainkan juga dari dampak lingkungan yang minim. (*)

 

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Proyek PU Balam Dilaporkan ke Kejagung
Warga Rajabasa Tanam Pohon di Tengah Ruas Jalan
Eva Dwiana Sentil Bangunan Penghambat Sungai
Buntut Banjir Berdarah, DEMA FDIK Ancam Gerakan Pemakzulan Eva
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Balam Gelar Jumat Bersih Massal
Proyek Gerobak Jilid Dua Dinas Koperasi Balam: Anggaran Naik, Keterbukaan Turun
Anggota DPRD Lampung Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal, Bungkam Saat Dikonfirmasi
Jalankan Arahan Wali Kota, Camat dan Lurah Balam Aktifkan Gerakan Bersih Selokan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:47 WIB

Dugaan Korupsi Proyek PU Balam Dilaporkan ke Kejagung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:44 WIB

Warga Rajabasa Tanam Pohon di Tengah Ruas Jalan

Selasa, 28 April 2026 - 19:05 WIB

Eva Dwiana Sentil Bangunan Penghambat Sungai

Jumat, 17 April 2026 - 22:54 WIB

Buntut Banjir Berdarah, DEMA FDIK Ancam Gerakan Pemakzulan Eva

Jumat, 17 April 2026 - 22:37 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Balam Gelar Jumat Bersih Massal

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bangun Ketahanan Pangan, GP Ansor Pancasila Tanam 1.000 Bibit Pepaya

Senin, 29 Jun 2026 - 12:07 WIB

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB