Dua Kasus Korupsi Mandek, Kinerja Kejati Lampung Dipertanyakan  

- Editor

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dipertanyakan di tengah gempuran penanganan kasus korupsi besar. Pasalnya, ada dua kasus dugaan korupsi skala besar yang terkesan “mandul” dan tak kunjung menemui titik terang, yaitu dugaan korupsi perjalanan dinas (perjas) DPRD Tanggamus dan dugaan suap mafia tanah yang melibatkan mantan Bupati Way Kanan.

Kontras ini terlihat jelas karena Kejati Lampung saat ini sedang gencar mengusut kasus korupsi PT Lampung Energi Berjaya (LBU) yang merugikan negara hingga Rp271 miliar, serta dugaan korupsi di PDAM Pesawaran. Sementara itu, kasus perjas DPRD Tanggamus senilai miliaran rupiah dan mafia tanah Way Kanan, yang sudah bergulir sejak awal tahun, kini seolah berjalan di tempat.

Ketua LSM Aliansi Komando Aksi Rakyat (AKAR) Lampung, Indra Mustain, menilai Kejati Lampung seharusnya tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

“Saat ini momentum Kejati sedang bagus-bagusnya dalam memberantas korupsi. Jangan hanya fokus pada kasus yang sedang viral, sementara kasus-kasus lain yang sudah lama berjalan dibiarkan menguap,” ujar Indra melalui pers rilis yang diterima Pramoedya.id, Jumat (26/9/2025).

Lebih lanjut, Indra menegaskan bahwa dua kasus yang mandek tersebut merupakan persoalan serius yang merugikan rakyat, dan publik berhak mengetahui alasannya.

Indra Mustain memberikan ultimatum tegas. Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, pihaknya bersama elemen masyarakat lain siap untuk “mengepung” Kejati Lampung.

“Kami akan terus mengawal dan mendesak. Jika tidak ada respons, kami akan turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkasnya. (*)

 

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB