Pramoedya.id: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Andriansyah Bastian, dinobatkan sebagai penulis skripsi terbaik pada Wisuda Periode II Tahun 2025.
Skripsinya, “Determinants of Macroeconomic Indicators on the Level of Collection of Zakat, Infaq, Sadaqah (ZIS) Funds in BAZNAS 2005–2023: VECM Approach,” dinilai unggul berkat kajian mendalamnya terhadap ketimpangan sosial yang masih tinggi di Indonesia, bahkan di tengah upaya penghimpunan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS.
Andriansyah menyoroti bagaimana indikator makroekonomi seperti Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan nilai tukar memengaruhi pengumpulan dana ZIS.
Ironisnya, ketidakseimbangan antara potensi besar penghimpunan dan efektivitas distribusi dana ZIS menjadi masalah krusial, terutama saat tekanan ekonomi seperti inflasi dan fluktuasi nilai tukar memengaruhi kemampuan masyarakat berdonasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) untuk menganalisis data 17 tahun. Dalam kurun enam bulan, skripsi ini rampung dan bahkan telah dipublikasikan di jurnal SINTA 4.
Temuan kuncinya, PDB berpengaruh positif signifikan dalam jangka pendek, sementara inflasi dan nilai tukar justru menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka panjang. Stabilitas ekonomi, disimpulkan, sangat krusial dalam mendorong partisipasi masyarakat berdonasi ZIS.
Hasil ini merekomendasikan BAZNAS mengoptimalkan strategi penghimpunan saat ekonomi tumbuh, serta menyusun kebijakan distribusi yang responsif terhadap tekanan ekonomi makro.
Tak hanya cemerlang di akademik, Andriansyah juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Ia tercatat sebagai Duta FEBI 2024, Delegasi Mahasiswa Internasional di Malaysia, Delegasi KKN Kebangsaan 2024 di Ambon, Wakil Ketua BAPINDA 2024, serta penerima Beasiswa BSI. Meski seabrek aktivitas, ia sukses menyelesaikan studi S1 dalam 3 tahun 5 bulan.
Penghargaan skripsi terbaik ini diumumkan dalam Sidang Wisuda Periode II Tahun 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah, UIN Raden Intan Lampung, pada Selasa, 1 Juli 2025.
Penetapan nama wisudawan terbaik ini berdasarkan Keputusan Rektor UIN Raden Intan Lampung Nomor 500 Tahun 2025.
Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin, turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan terbaik.
“Ilmu ini harus diniatkan untuk umat, untuk bangsa, untuk agama, dan untuk menolong sesama, maka gelar saudara bukan hanya pengakuan akademik, tetapi juga ladang amal yang tak putus hingga akhirat,” pesannya, memberikan penekanan pada tanggung jawab sosial seorang akademisi.
Selain Andriansyah, penghargaan disertasi terbaik diraih oleh Asrori dengan judul “Jaminan Perlindungan Hak-Hak Istri dan Anak Pasca Perceraian Berbasis Interkoneksi Sistem dan Kontribusinya dalam Pembaruan Hukum Keluarga di Indonesia.”
Adapun tesis terbaik diberikan kepada Syara Dewi Afiana dengan judul “Pengaruh Iklan Sosial Media, Perceived Benefit, dan Customer Experience terhadap Keputusan Membeli pada Konsumen dengan Literasi Digital sebagai Variabel Moderasi: Tinjauan dalam Perspektif Ekonomi Islam.” (Rilis/*)







