Pramoedya.id: Masalah infrastruktur di Kabupaten Pesawaran ternyata bukan sekadar urusan aspal yang mengelupas. Saat meninjau kerusakan jalan di wilayah Negeri Katon dan Kedondong pada Sabtu sore, (28/2/2026), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti buruknya sistem drainase sebagai biang keladi kerusakan jalan.
Menurutnya, genangan air yang meluap ke badan jalan menjadi faktor utama yang mempercepat umur konstruksi aspal.
“Genangan air menjadi salah satu faktor utama percepatan kerusakan aspal. Pembenahan drainase di sepanjang ruas jalan akan menjadi bagian dari perbaikan menyeluruh,” kata Rahmat Mirzani Djausal di sela-sela kunjungannya.
Di tengah peninjauan, suasana sempat menjadi riuh saat Gubernur berhenti untuk berbincang dengan warga di Halangan Ratu. Yanti, seorang warga berusia 53 tahun, memanfaatkan momen tersebut untuk menagih janji perbaikan jalan yang selama ini menghambat mobilitasnya.
“Tadi, insya Allah kata Pak Gubernur bulan Maret akan diperbaiki. Terima kasih ya Allah, saya senang sekali,” ujar Yanti usai berbincang langsung dengan orang nomor satu di Lampung tersebut.
Warga berharap janji perbaikan permanen pada Maret 2026 benar-benar terealisasi dan tidak hanya sekadar tambal sulam musiman.
Pemerintah Provinsi Lampung mengeklaim bahwa perbaikan setelah Idul Fitri mendatang akan dilakukan secara total, termasuk memperkuat sistem drainase agar jalan tidak kembali rusak saat musim penghujan tiba.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian diharapkan mampu menyelesaikan masalah konektivitas yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat di wilayah tersebut. (*)







