Pramoedya.id: Jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melakukan audiensi sekaligus silaturahmi ke Institut Teknologi Sumatera (Itera), Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kerja sama antarperguruan tinggi di Provinsi Lampung.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, dalam suasana Syawal Idulfitri 1447 Hijriah. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kabinet kepemimpinan baru periode 2026–2030 serta memposisikan Itera sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Wan Jamaluddin didampingi oleh jajaran pimpinan, di antaranya Andi Thahir, Bambang Budi Wiranto, Tulus Suryanto, Efa Rodiah Nur, Nanang Supriadi, A. Kumedi Ja’far, Rosida Rakhmawati, dan Mujib. Rombongan diterima langsung oleh Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, bersama jajaran wakil rektor, dekan, serta kepala biro.
Wan Jamaluddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Itera. Selain memperkenalkan pejabat baru di lingkungannya, ia juga memaparkan capaian UIN Raden Intan Lampung sebagai salah satu kampus The Most Sustainable Campus versi UI GreenMetric. Di sisi lain, ia turut memuji Itera yang menjadi kampus terbaik di Indonesia dalam kategori infrastruktur pada pemeringkatan yang sama.
“Silaturahmi ini diharapkan dapat terus terjaga dan kita bisa saling berkolaborasi secara nyata untuk memberikan kontribusi bagi pertumbuhan di Provinsi Lampung,” ujar Wan Jamaluddin.
Ia juga menekankan pesan dari Gubernur Lampung agar perguruan tinggi di daerah ini bersinergi dalam memberikan layanan pendidikan yang maksimal bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Ia berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus diperkuat agar memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semoga Itera dan UIN Raden Intan Lampung dapat terus bersama-sama dalam fastabiqul khairat dan saling mendorong berbagai kebaikan. Jangan sungkan menjadikan Itera sebagai mitra strategis,” pungkas Nyoman.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan kolaborasi akademik sebagai pendorong utama pembangunan dan kemajuan di Provinsi Lampung. (*)







