Mengapa Jalan Umbar–Putihdoh Amblas?

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Garis polisi sempat melintang di beberapa titik ruas jalan Umbar–Putihdoh, Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus. Aspal hotmix yang masih tampak baru itu retak, bahkan amblas di beberapa bagian. Kabar miring pun berembus bahwa proyek senilai Rp14,8 miliar ini dituding dikerjakan asal-asalan.

Namun, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung punya penjelasan lain di balik rusaknya infrastruktur di pesisir selatan tersebut. Bukan soal kualitas material, melainkan murni faktor alam yang sulit dijinakkan.

Saswito Wibowo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas BMBK Lampung yang membawahi wilayah tersebut, menjelaskan bahwa posisi jalan yang bersisian langsung dengan laut menjadi tantangan utama. Menurutnya, abrasi pada air laut pada talud penahan badan jalan dan curah hujan tinggi belakangan ini membuat pondasi jalan dan tanah di bawah badan jalan menjadi tergerus sehingga menyebabkan kerusakan pada konstruksi perkerasan jalan aspalnya..

“Lokasi jalan itu memang sangat dekat dengan laut. Saat musim hujan, tanah di bawah badan jalan menjadi lembek dan tergerus air. Akibatnya terjadi pergeseran tanah yang membuat badan jalan amblas,” ujar pria yang akrab disapa Mas Bowo ini, Jumat (9/12/2026).

Ia menegaskan, fenomena ini masuk dalam kategori bencana alam. Karena itulah, kerusakan yang terjadi tidak bisa dibebankan kepada kontraktor pelaksana dalam skema masa pemeliharaan rutin.

“Kalau penyebabnya bencana, tentu berbeda mekanismenya. Tapi masyarakat tidak perlu khawatir, Dinas BMBK tetap akan menanganinya,” tegas Bowo.

Dinas BMBK Lampung memastikan tidak akan membiarkan akses warga terputus lama. Perbaikan permanen untuk ruas Umbar–Putihdoh telah masuk dalam peta rencana kerja tahun 2026.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) setempat, dinas akan mengerahkan tim Unit Reaksi Cepat (URC). Rencananya, perbaikan tidak hanya menyasar badan jalan yang rusak, tetapi juga memperkuat struktur dengan membangun dinding penahan tanah di sisi tebing yang rawan longsor.

“Kami sudah siapkan sub-perencanaannya. Tahun ini akan ditangani agar tidak terulang lagi kejadian serupa. Penanganannya lewat URC,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar pemberitaan yang menyebut proyek dengan nilai kontrak Rp14,8 miliar tersebut rusak berat meski baru selesai dikerjakan. Ruas jalan yang dibangun menggunakan material hotmix itu mengalami retakan dan amblas di sejumlah titik, bahkan sampai dipasangi garis polisi. Pemberitaan yang beredar menilai kerusakan tersebut disebabkan oleh kelalaian kontraktor sehingga dinilai masih tannggung jawab kontraktor. (*)

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB