Pramoedya.id: Gerakan Pramuka Lampung Timur kini didorong untuk lebih terbuka terhadap kelompok marginal, termasuk penyandang disabilitas. Pesan inklusivitas ini disampaikan Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela usai melantik jajaran pengurus Mabicab dan Kwarcab Lampung Timur masa bakti antarwaktu 2022–2027, Jumat, 27 Februari 2026.
Jihan secara khusus meminta pengurus yang baru dilantik tidak hanya fokus pada kegiatan rutin, tetapi juga memberikan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Saya mengajak jajaran pengurus memberikan perhatian proporsional terhadap peran perempuan serta membuka ruang partisipasi setara bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kepramukaan,” tutur Jihan Nurlela di hadapan para pengurus.
Menurutnya, pramuka harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap isu-isu sosial kontemporer. Jihan mendesak agar program kerja ke depan lebih berorientasi pada penguatan karakter dan kepedulian sosial yang nyata.
“Saya mendorong pengurus untuk melaksanakan program yang berorientasi pada penguatan karakter, kecakapan hidup, serta kepedulian sosial generasi muda,” ucapnya menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua kelompok. (*)







