DPRD Lampung Dukung Langkah Disdik Evaluasi Kepsek

- Editor

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara

Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara

Pramoedya.id: Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dalam mengevaluasi kinerja kepala sekolah. Ia menyebut kebijakan yang digagas Kepala Dinas Thomas Amirico sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam membenahi sektor pendidikan.

“Kami mengapresiasi komitmen Bapak Thomas Amirico dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kinerja kepala sekolah. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah yang sangat berani,” ujar Naldi, Jumat (9/5/2025).

Naldi menilai, evaluasi kinerja kepala sekolah penting dilakukan untuk memetakan prestasi maupun kendala yang dihadapi para pimpinan satuan pendidikan. Menurutnya, kepala sekolah memiliki tanggung jawab penuh terhadap proses belajar-mengajar.

“Perlu diketahui bahwa kepala sekolah juga diminta untuk bertanggung jawab penuh terhadap proses belajar mengajar di sekolah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan atau kemunduran sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah.

“Mengingat maju mundur sekolah tergantung dari tindak tanduk kepala sekolah, kepsek merupakan tenaga pendidik yang paling mengetahui kebutuhan sekolah dan karakteristik siswa maupun guru yang dipimpinnya. Namun perlu diingat, jabatan tersebut bukan bersifat mutlak karena Peraturan Pusat (PP) telah menggariskan aturan masa tugas pejabat bersangkutan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung,Thomas Amirico, menegaskan komitmennya untuk mengejar ketertinggalan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sesuai arahan Gubernur Lampung.

“Saya sudah sebar kuesioner kepada guru dan siswa untuk mencari informasi terkait kinerja kepala sekolah di masing-masing sekolah. Dengan data ini nanti akan diketahui apakah dia berhasil sebagai kepala sekolah atau tidak. Kalau memang gagal, ya diganti,” kata Thomas.

Ia menjelaskan, salah satu tolok ukur keberhasilan adalah jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri. “Kalau malah menurun, itu berarti kepala sekolahnya gagal, ya kita copot,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID
Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi
Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Persiapan Porwanas 2027, Tim Minisoccer PWI Lampung Patok Target Lolos Final
Sentil Layanan RSUD Abdul Moeloek, Gubernur Lampung Minta Pasien Tak Lagi Diabaikan
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 September 2026 - 18:23 WIB

Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB