DPP Akar Lampung Desak Kejagung Geledah Kantor SGC Usai Rumah Purwanti Lee Digeledah

- Editor

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akar ketika unjuk rasa

Akar ketika unjuk rasa

Pramoedya.id: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Akar Lampung mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk segera melakukan penggeledahan terhadap PT Sugar Group Companies (SGC) dan seluruh anak perusahaannya di Lampung. Desakan ini mencuat pasca penggeledahan rumah Purwanti Lee, yang disebut-sebut sebagai pihak terkait dalam kasus dugaan suap di Mahkamah Agung.

“PT SGC membawahi sejumlah anak perusahaan seperti PT Indo Lampung Perkasa (ILP), PT Sweet Indo Lampung (SIL), PT Gula Putih Mataram (GPM), dan PT Indolampung Distillery (ILD). Kami mendesak Kejagung segera memeriksa dan menggeledah seluruhnya,” kata Ketua DPP Akar Lampung, Indra Musta’in, kepada Pramoedya.id, Kamis (29/5/2025).

Menurut Indra, kasus yang menyeret nama pimpinan SGC diduga berkaitan dengan perkara antara SGC dan perusahaan Jepang, Marubeni Corporation. Dalam penyelidikan Kejagung, muncul nama Zarof Ricar, mantan pejabat Mahkamah Agung, yang mengaku menerima suap senilai Rp50 miliar dari pihak SGC.

“Pengakuan itu menyebut keterlibatan langsung pimpinan SGC dalam upaya memengaruhi putusan pengadilan. Ini bukan perkara kecil. Kejagung harus bergerak cepat dan terbuka,” tegas Indra.

Ia menambahkan, akar masalah bermula dari proses akuisisi SGC oleh pengusaha Gunawan Yusuf melalui PT Garuda Panca Artha (GPA) pada tahun 2001. Saat itu, GPA memenangkan lelang aset SGC yang sebelumnya dimiliki Salim Group, melalui proses yang diselenggarakan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

“Namun, setelah akuisisi, pihak GPA menolak membayar utang SGC sebesar Rp7 triliun kepada Marubeni. Mereka menyebut utang itu hasil rekayasa. Inilah yang kemudian jadi sumber sengketa hukum yang disinyalir melibatkan praktik suap,” jelasnya.

Indra juga menyoroti dugaan pelanggaran dalam pengelolaan Hak Guna Usaha (HGU) oleh SGC. Menurutnya, ada ketidaksesuaian antara izin HGU yang dimiliki dengan luas lahan yang dikelola.

“Kami menduga ada penggarapan lahan melebihi izin HGU, termasuk lahan gambut dan rawa yang dilarang untuk dikonversi menjadi kebun tebu. Ini pelanggaran serius,” katanya.

Tak hanya soal tanah, Akar Lampung juga mempertanyakan transparansi pajak dan izin penggunaan air bawah tanah serta listrik industri oleh SGC. “Dengan wilayah pengelolaan seluas itu, apakah benar izin air bawah tanahnya hanya beberapa titik? Bagaimana dengan pembayaran pajak BPHTB, PPN produksi, dan pemakaian KWH dari PLN?” ucap Indra.

Ia juga menyoroti sejumlah konflik agraria yang melibatkan masyarakat lokal dengan pihak keamanan SGC. “Ada konflik berdarah. Tanah ulayat, milik warga, hingga tanah desa dirampas. Ini harus dibongkar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Indra mendesak Kejagung bersikap transparan, terutama dalam menjelaskan posisi hukum pimpinan SGC. Ia mengkritik perbedaan pernyataan antara Jampidsus Febrie Adriansyah dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, terkait ketidakhadiran Purwanti Lee dalam pemeriksaan.

“Kami ingin perlakuan terhadap kasus ini setegas dan setransparan kasus-kasus besar lain. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan pada proses hukum,” tutup Indra. (*)

 

Berita Terkait

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri
Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai
Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim
PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual
Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir
Lepas 33 Ribu Bibit Ikan di Mesuji, Gubernur Mirza Larang Sentrum Sungai
Sumbang 11 Persen Kasus TBC, Lamsel Jadi Sorotan Wagub Jihan
Kopertais Buka Suara Soal Dugaan Pabrik Skripsi An-Nur, Usul Mustafida Dinonaktifkan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:28 WIB

Tekan Biaya Produksi, 220 Petani Lamteng Dilatih Bikin Pupuk Mandiri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:17 WIB

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:07 WIB

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:57 WIB

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kongres Dewan Rakyat Lampung Hadirkan Wamenham Mugiyanto, Seribu Anggota Siap Hadir

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pringsewu, Rusdianto, ketika diwawancarai.

Pringsewu

Jokowi ke Pringsewu, PSI Sebut Dongkrak Elektabilitas Partai

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:17 WIB

Lampung

Kemenag Bandar Lampung Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:07 WIB

Lampung

PCNU dan Pemuda Katolik Sepakat Lawan Kekerasan Seksual

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:57 WIB