Dinilai Abai Jalankan Sistem Resi Gudang, FML Desak Gubernur Lampung Copot Kepala Dinas Perdagangan

- Editor

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Forum Muda Lampung (FML) melayangkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. Instansi tersebut dinilai gagal dan mengabaikan program Sistem Resi Gudang (SRG), sebuah program strategis nasional yang digagas pemerintah untuk mendongkrak kesejahteraan petani lokal.
‎Padahal, potensi komoditas hasil bumi di Provinsi Lampung sangat melimpah dan sangat mumpuni untuk dikelola melalui sistem ini jika diseriusi dengan baik.

‎Berdasarkan data yang dihimpun, pemerintah pusat dan daerah sebenarnya telah mengucurkan anggaran besar untuk membangun sekitar tujuh unit gudang SRG di wilayah Lampung yang tersebar di 6 kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Lampung Selatan Natar. Infrastruktur ini sedianya dibangun dengan tujuan mulia menjadi penyelamat petani saat harga anjlok di musim panen, sekaligus menjadi instrumen pembiayaan yang inklusif.

‎Namun realita di lapangan justru berbanding terbalik. Tujuh gudang yang harusnya sibuk menjadi urat nadi ekonomi petani, kini kondisinya memprihatinkan dan terkesan diabaikan. FML menilai Dinas Perdagangan Provinsi Lampung hampir tidak melakukan upaya konkret untuk menyinergikan pemerintah kabupaten/kota setempat agar fasilitas ini bisa beroperasi secara optimal.

‎ “Tahun lalu memang sempat ada kesepakatan bersama antar instansi untuk menyukseskan SRG ini. Tapi sangat disayangkan, komitmen itu hanya berhenti di atas kertas tanpa ada realisasi nyata di lapangan,” ujar sekjen FML dalam keterangannya.

‎Melihat fenomena yang dinilai mencederai hak-hak petani ini, FML secara resmi mendesak Gubernur Lampung untuk segera mengambil langkah tegas. FML meminta dilakukan evaluasi terhadap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung.

‎FML menuntut agar posisi Kepala Dinas Perdagangan digantikan oleh figur yang jauh lebih kompeten, inovatif, dan memiliki keberpihakan nyata terhadap nasib petani.

‎”Kami mendesak Gubernur untuk segera mengganti pejabat yang tidak kompeten ini. Petani Lampung butuh aksi nyata agar mereka bisa merasakan dampak positif dari Sistem Resi Gudang ini. Jangan biarkan fasilitas negara bernilai miliaran rupiah menjadi pajangan, sementara petani kita terus berjuang demi kesejahteraan yang tak kunjung datang,” tegas iqbal yang juga sebagai mahasiswa S2 di Jakarta.(Rls)

Berita Terkait

Kadisdikbud Lampung Ungkap Rapor Merah Sains dan Matematika Siswa
Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air
Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan
Tegur Tetangga Bising, Keluarga Pengurus PWI Lampung Diancam Dibunuh
Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus
Sufhie Rahmadi Resmi Pimpin PMII Way Kanan
Dugaan Intervensi dan ‘Jatah’ Warnai Program Umrah Pemkot
Setelah Warganet, Giliran Pengamat “Komen” Umroh Pemkot

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Kadisdikbud Lampung Ungkap Rapor Merah Sains dan Matematika Siswa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Tegur Tetangga Bising, Keluarga Pengurus PWI Lampung Diancam Dibunuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Berita Terbaru

Bandarlampung

Musim Kemarau, DPRD Sentil Pemkot Balam Soal Pasokan Air

Kamis, 13 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:33 WIB

Lampung

Soal TBC, Pemprov Lampung Sentil Pemkab Tanggamus

Kamis, 6 Agu 2026 - 16:27 WIB