Bapenda Lampung Target Akhir 2025 Ratusan Perusahaan Jadi Wajib Pajak

- Editor

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, saat ditemui di kantornya. Foto: BukanAgus

Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, saat ditemui di kantornya. Foto: BukanAgus

Pramoedya.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung serius menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemprov targetkan ratusan perusahaan tandatangani MOU wajib pajak hingga akhir 2025.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan telah menginventarisir ratusan perusahaan potensial calon wajib pajak. Menurut dia, pola menyurati kurang efektif. Ia lebih memilih melakukan jemput bola mendatangi perusahaan yang dianggap memiliki objek pajak.

“Data kita sekarang ada 103 perusahaan yang potensial. Sasaran objek pajaknya ada tiga, pajak air permukaan, alat berat dan kendaraan bermotor. Tapi kalau cuma ada 2 juga ya tidak apa-apa, yang penting perusahaan kooperatif. Kita genjot agar Lampung bisa bangun infrastruktur yang baik,” ujar Slamet saat ditemui pada Senin (14/7/2025).

Saat ini, lanjut Slamet, 20 persen dari 103 perusahaan yang terinventarisir telah menandatangani MoU sebagai wajib pajak. Dan ditarget 100 persen pada akhir 2025.

“Saya tidak kerja sendiri. Bapenda ada tim yang menandatangani perusahaan-perusahaan itu. Saya kalau agenda sedang kosong, lebih memilih mengunjungi objek pajak yang terjangkau. Kita target akhir tahun bisa seratus persen,” jelas dia.

Berdasarkan data yang dihimpun Pramoedya.id, hingga Juli 2025 PAD Provinsi Lampung dari sektor pajak baru mencapai 41 persen dari target Rp2,9 triliun. Bapenda optimis target tersebut akan tercapai mengingat tren lonjakan pembayaran kerap terjadi diakhir tahun.(*)

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB