BUMDes dalam Rantai Distribusi Singkong, RMD Cari-cari Solusi

- Editor

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Sumber| Diskominfotik Lampung.

Foto: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Sumber| Diskominfotik Lampung.

Pramoedya.id: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), menyiapkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam rantai distribusi singkong di provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai. Langkah ini diharapkan menjadi solusi di tengah tarik-menarik kepentingan antara petani dan industri pengolahan singkong yang terdampak kebijakan harga eceran tertinggi (HET).  

“BUMDes sudah mulai diarahkan mengelola tepung mocaf tahun ini. Masalahnya memang di pabriknya, meski pakai BUMDes tetap saja rantai pasoknya nggak merubah harga,” kata Gubernur RMD melalui pesan WhatsApp, Minggu (9/3/2025).

Saat ini, lanjutnya, HET singkong di Lampung ditetapkan sebesar Rp1.350 per kilogram, salah satu yang tertinggi dibanding provinsi lain. Pabrik pengolahan mengeluhkan harga ini karena membuat mereka sulit bersaing dengan industri dari daerah lain yang mendapatkan bahan baku lebih murah.

Ia menyatakan BUMDes bisa menjadi solusi untuk menekan biaya distribusi dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Namun, ia mengakui bahwa keberadaan BUMDes saja belum cukup untuk menyelesaikan masalah.

“Saya lagi compare dengan harga singkong di beberapa provinsi. Lampung yang HET-nya paling tinggi sekarang Rp1.350, sehingga harga produksi pabrik kita kalah dengan pabrik-pabrik di provinsi lain,” lanjutnya.

Pada intinya, sambung dia, Pemerintah Provinsi Lampung bakal segera menyelesaikan polemik petani singkong di Bumi Ruwa Jurai.

“Kita mau selesaikan masalah ini,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir
Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret
Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang
Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030
DLH Bandar Lampung Bungkam Soal Kejanggalan Pengadaan Bibit Tanaman 2025
Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae
Karama XV UIN Lampung Resmi Ditutup pada Malam Nuzulul Quran
Bupati Lamsel Tinjau Banjir Jati Agung

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:31 WIB

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:10 WIB

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:53 WIB

Bakauheni Diprediksi Macet Panjang; Jam Rawan, Estimasi Antrean, dan Waktu Aman Menyeberang

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:40 WIB

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:37 WIB

Dosen UIN Luncurkan Buku Historia Magistra Vitae

Berita Terbaru

Bandarlampung

Eva Targetkan Jalan Mulus dan Bebas Banjir

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:31 WIB

Pendidikan

Posko Ramah Pemudik UIN Lampung Layani Pemudik hingga 27 Maret

Rabu, 25 Mar 2026 - 10:10 WIB

Kolom

Tradisi Lebaran Empat Kampung Di Ranau Masih Terawat

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:09 WIB

Pendidikan

Rektor UIN Lampung Lantik Jajaran Pimpinan Periode 2026–2030

Jumat, 13 Mar 2026 - 21:40 WIB