Pasar Kerja Lampung Didominasi Lulusan SMA

- Editor

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat penyerapan tenaga kerja sebanyak 35,5 ribu orang pada Mei 2026. Meski angka bekerja meningkat menjadi 4,95 juta orang, struktur pasar kerja di wilayah ini masih didominasi oleh pekerja berpendidikan rendah dan sektor informal.

Data BPS menunjukkan sebanyak 91,54 persen dari total penduduk bekerja di Lampung merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat ke bawah. Sementara itu, porsi pekerja berpendidikan tinggi hanya berada di kisaran 8,46 persen.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, mengatakan porsi terbesar penyerapan lapangan kerja masih bergantung pada sektor primer, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan yang menyerap 44,04 persen tenaga kerja.

“Penambahan tenaga kerja terutama terjadi pada sektor pertanian sebanyak 15,94 ribu orang, disusul industri pengolahan 8,18 ribu orang, dan perdagangan 4,74 ribu orang,” kata Ahmadriswan dalam rilis statistik resmi di Bandar Lampung, Rabu (5/8/2026).

Tingginya ketergantungan pada sektor tradisional ini berimbas pada minimnya porsi pekerja formal yang hanya tersisa 30,18 persen. Sebaliknya, sektor informal justru mendominasi pasar kerja Lampung dengan proporsi mencapai 69,82 persen.

Selain masalah kualitas pekerjaan, BPS juga mencatat kenaikan tipis pada Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 3,97 persen. Jurang pengangguran terbesar terjadi di kawasan perkotaan yang menyentuh angka 6,15 persen, berbanding jauh dengan wilayah perdesaan yang hanya 2,54 persen.

Ahmadriswan menilai pemerintah daerah menghadapi tantangan bukan sekadar menambah jumlah orang bekerja, melainkan menciptakan lapangan kerja yang produktif dan layak.

“Tantangan Lampung adalah memastikan pekerjaan tersebut produktif, berpendapatan memadai, dan memberikan perlindungan bagi pekerja. Penguatan industri, pendidikan vokasi, serta penguatan UMKM menjadi krusial,” tutup Ahmadriswan. (*)

 

 

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID
Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi
Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Persiapan Porwanas 2027, Tim Minisoccer PWI Lampung Patok Target Lolos Final
Sentil Layanan RSUD Abdul Moeloek, Gubernur Lampung Minta Pasien Tak Lagi Diabaikan
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 September 2026 - 18:23 WIB

Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB