BPS Lampung Catat Warga Miskin di Kota Makin Ngenes

- Editor

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, ketika memberikan keterangan. (Foto: Diskominfo Lampung).

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, ketika memberikan keterangan. (Foto: Diskominfo Lampung).

Pramoedya.id: Angka kemiskinan di Provinsi Lampung memang dilaporkan terus menyusut. Namun di balik kabar baik tersebut, mayoritas warga Bumi Ruwa Jurai ternyata masih menggantungkan nasib pada pekerjaan informal alias kerja serabutan tanpa penghasilan tetap.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung per Maret 2026, angka kemiskinan di Lampung berhasil ditekan ke angka 9,31 persen. Sebanyak 28 ribu jiwa tercatat berhasil lepas dari predikat penduduk miskin.

Secara makro, roda ekonomi Lampung juga melaju kencang dengan pertumbuhan sebesar 5,58 persen. Namun, Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, memberi catatan khusus mengenai kualitas pekerjaan warga yang belum sepenuhnya pulih.

“Meskipun penyerapan tenaga kerja kita meningkat dan angka pengangguran turun ke 3,97 persen, proporsi warga yang bekerja di sektor informal atau kerja tidak tetap ini justru membengkak hingga mencapai 69,17 persen,” ujar Ahmadriswan Nasution saat konferensi pers di Bandar Lampung, Rabu (5/8/2026).

Artinya, dari 100 orang warga Lampung yang bekerja, 69 di antaranya tidak memiliki gaji bulanan pasti, jaminan kesehatan, maupun perlindungan kerja yang layak.

Selain masalah kualitas pekerjaan, data BPS juga merekam fenomena menarik di mana warga miskin yang tinggal di perkotaan justru merasakan himpitan ekonomi yang lebih berat ketimbang warga di desa.

BPS mencatat adanya kenaikan pada Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan di wilayah kota. Istilah statistik ini menggambarkan bahwa dompet warga miskin di kota makin jauh dari batas cukup, dan jurang kesenjangan antar sesama warga miskin di kota makin lebar.

Ahmadriswan menjelaskan, tingginya harga kebutuhan pokok menjadi faktor utama yang paling mencekik daya beli masyarakat kelas bawah di kota.

Konsiai garis kemiskinan Lampung yang kini berada di angka Rp657.467 per orang per bulan, warga yang berpenghasilan harian di bawah angka tersebut makin kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dasar, terlebih jika tidak didukung oleh pekerjaan yang stabil.

“Komponen makanan menyumbang lebih dari 75 persen terhadap garis kemiskinan. Komoditas seperti beras, telur ayam, hingga rokok filter menjadi penyumbang terbesar yang mempengaruhi tingkat kemampuan belanja warga miskin kita,” tutup Ahmadriswan. (*)

Berita Terkait

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID
Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi
Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan
Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi
Persiapan Porwanas 2027, Tim Minisoccer PWI Lampung Patok Target Lolos Final
Sentil Layanan RSUD Abdul Moeloek, Gubernur Lampung Minta Pasien Tak Lagi Diabaikan
Diduga Gelapkan Uang Investasi Rp4,6 Miliar, Anggota DPR Komisi III Fraksi PKB dilaporkan ke MKD

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 September 2026 - 18:23 WIB

Peringati HUT ke-81 PMI, Batin Wulan Dorong Penguatan Kolaborasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:54 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Apel Pramuka ke-65, Dorong Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Berita Terbaru

Bandarlampung

FORMMASI Laporkan Dugaan Korupsi PU Balam Senilai Miliaran ke KPK

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:33 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:26 WIB

Foto: Ist

Bandarlampung

Dua Calon Ketua SMSI Bandar Lampung Siap Beradu Visi Misi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:03 WIB