PMII Lampung Garap 20 Hektare Lahan Smart Farming

- Editor

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Pergeseran arah gerakan mahasiswa ke sektor riil mulai ditunjukkan secara konkret oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung.

Badan otonom mahasiswa ini resmi meluncurkan Lembaga Pertanian dan Kehutanan (LPK) sekaligus memulai pilot project Sistem Pertanian Terpadu (Integrated Farming System) di Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Minggu (14/6/2026).

Peluncuran lembaga baru ini ditandai dengan langkah agresif PMII Lampung yang langsung mengoptimalkan lahan produktif seluas 20 hektare.

Lahan tersebut diproyeksikan menjadi laboratorium lapangan serta ruang akademik bagi kader Gen Z untuk membuktikan bahwa sektor agraris bisa dikelola secara modern, presisi, dan memiliki nilai komersial tinggi.

Ketua PKC PMII Lampung, M. Yusuf Kurniawan, menegaskan bahwa pembentukan LPK ini merupakan langkah strategis untuk mengembalikan kader PMII pada basis kulturalnya yang mayoritas lahir dari masyarakat agraris. Fokus gerakan ini sekaligus menjadi jawaban konkret mahasiswa dalam mengawal swasembada pangan dan hilirisasi nasional.

“Langkah ini adalah gerakan dari Lampung untuk nusantara sehingga dapat mengawal swasembada pangan dan hilirisasi di tingkat wilayah. Kami akan melakukan optimalisasi lahan sekitar 20 hektar milik PMII. Untuk itu, saya berharap kader PMII dapat bergerak dan saling menggerakkan di sektor agraris ini,” ujar pria yang akrab disapa Dedi tersebut.

Senada dengan hal itu, Direktur Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PB PMII, Muhaemin Abdul Basit, menilai sangat ironis jika mahasiswa hari ini terputus dari realitas dunia pertanian.

Ia mengingatkan bahwa dengan sentuhan teknologi dan manajemen yang tepat, sektor ini menjanjikan kemandirian finansial yang kokoh bagi organisasi dan kader ke depan.

Dukungan penuh juga disuarakan oleh Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PB PMII yang juga Senator DPD RI asal Lampung, Bustami Zainuddin.

Ia meminta cetak biru lahan 20 hektare di Way Kanan ini benar-benar diseriusi sebagai pilot projectnasional yang mempertemukan konsep ekosistem alam dengan rantai ekonomi yang berkesinambungan.

“Harapannya, lahan ini dapat menjadi laboratorium nyata bagi petani milenial untuk belajar, berinovasi, dan membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi sektor yang modern, produktif, sekaligus menarik bagi generasi muda. Tanah ini harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang diskusi dan tempat pembelajaran nyata bagi mahasiswa,” tegas Bustami.

Dari sisi keilmuan, akademisi Universitas Lampung, Duryat, mengingatkan agar rancangan pertanian terpadu di lahan tersebut tetap mengedepankan kacamata sains dan ekologi.

Integrasi antara tanaman kehutanan, pertanian, dan peternakan harus didesain sistematis agar saling mendukung tanpa merusak daya dukung lingkungan sekitar.

Guna melengkapi aspek teknologi di lapangan, praktisi pertanian modern Swindi Ariyanto turut membedah aplikasi smart farming berbasis digital dalam seminar tersebut.

Menurutnya, wajah pertanian hari ini adalah soal efisiensi presisi, mulai dari pemantauan kondisi lahan, akurasi pupuk, hingga prediksi panen lewat gawai, yang jika dikelola secara profesional akan menjadi sumber bisnis yang sangat seksi untuk kemandirian kader. (Rilis)

Berita Terkait

15 Ketua DPC PKB se-Lampung Diperintahkan Tancap Gas Sikat Akar Rumput
Nilai Rapor Tinggi Tapi Gagal Masuk SMA Unggul Lampung? Ini Penjelasan Kadisdikbud
12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  
Hamburkan Miliaran Rupiah, Proyek 7 Gudang Resi Terbengkalai di Lampung Layak Diaudit
FORMMASI Desak Kejagung Audit 1.200 Dapur MBG di Lampung
Kemenag Akui Penanganan Dugaan “Pabrik Skripsi” An-Nur Lampung Berproses
Harlah Pancasila, Pemprov Lampung Sampaikan Pesan Pembangunan Adil
PWNU Lampung Salurkan 1.328 Paket Daging Kurban

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:15 WIB

PMII Lampung Garap 20 Hektare Lahan Smart Farming

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:17 WIB

15 Ketua DPC PKB se-Lampung Diperintahkan Tancap Gas Sikat Akar Rumput

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:09 WIB

Nilai Rapor Tinggi Tapi Gagal Masuk SMA Unggul Lampung? Ini Penjelasan Kadisdikbud

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:36 WIB

FORMMASI Desak Kejagung Audit 1.200 Dapur MBG di Lampung

Berita Terbaru

Lampung

PMII Lampung Garap 20 Hektare Lahan Smart Farming

Minggu, 14 Jun 2026 - 21:15 WIB

Lampung

12 Kali Beruntun, Pemprov Lampung Raih Opini WTP  

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:06 WIB

Ilustrasi

Perspektif

HIPMI dan Ilusi Pengusaha Mandiri

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:51 WIB