Solidaritas Perempuan Sebay Lampung Hadiri Forum Migrasi di Bangkok

- Editor

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramoedya.id: Solidaritas Perempuan Sebay Lampung menghadiri Asia-Pacific Stakeholder Meeting & Second Asia-Pacific Regional Review of the Implementation of the Global Compact for Safe, Orderly, and Regular Migration (GCM) di United Nations Conference Center (UNCC), Bangkok, Thailand. 

Forum ini membahas tata kelola migrasi internasional serta perlindungan bagi pekerja migran.

Koordinator Program Solidaritas Perempuan Sebay Lampung, Amnesty Amalia Utami, mengatakan GCM merupakan kesepakatan global yang mengatur semua dimensi migrasi internasional secara menyeluruh.

Ia menambahkan bahwa meskipun tidak mengikat secara hukum, GCM dapat menjadi indikator dalam meningkatkan perlindungan pekerja migran, termasuk perempuan.

“Indonesia memiliki instrumen kesepakatan global lainnya, seperti meratifikasi berbagai konvensi internasional, salah satunya Konvensi Migran 1990. GCM sendiri telah terbentuk sejak 10 Desember 2018 di Maroko dan memiliki 23 tujuan yang diharapkan dapat diadopsi oleh Pemerintah Indonesia dalam menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN),” ujar Amnesty melalui rilis pernya, Senin (17/2/2025).

Selain itu, Solidaritas Perempuan Sebay Lampung juga memaparkan hasil penelitian dan pendampingan yang telah dilakukan dengan dukungan Program Safe and Care ILO (2021-2023) serta Program FPAR & Advocacy for Migrants oleh Asia Pacific Forum on Women, Law and Development (APWLD) (2022-2024).

Program tersebut berfokus pada penguatan purna migran, calon pekerja migran, serta pemangku kebijakan di Lampung agar migrasi dapat dilakukan secara aman dan berbasis gender.

Menurut Amnesty, pihaknya juga berupaya mendorong adanya aturan di tingkat desa yang melindungi calon pekerja migran, khususnya perempuan.

“Dalam pertemuan ini, kami juga mengetahui kondisi pekerja migran dari berbagai negara di Asia Pasifik dan tantangan yang mereka hadapi,” katanya.

Solidaritas Perempuan Sebay Lampung juga menyoroti pentingnya penyediaan layanan yang lebih baik bagi pekerja migran, terutama perempuan.

Mereka mengusulkan pendirian Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSA) di wilayah kantong buruh migran di Lampung Timur yang responsif gender dan mudah diakses.

Selain itu, mereka mendorong adanya mekanisme komunikasi yang lebih baik antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas pekerja migran untuk membahas situasi serta kebijakan perlindungan pekerja migran.

Di sisi lain, mereka juga menekankan perlunya sistem perlindungan bagi perempuan pekerja migran di tingkat lokal melalui penyediaan informasi yang akurat dan komprehensif.

“Forum ini menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk bertukar pengalaman dan menyusun strategi bersama guna memastikan migrasi yang lebih aman, tertib, dan teratur bagi pekerja migran di kawasan Asia Pasifik,” tutupnya. (Rls) 

Berita Terkait

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027
Sekretaris DPRD Lampung Dukung Penuh Turnamen Minisoccer IJP FC
Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak
Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit
Lampung, Lumbung Pangan yang Terlalu Besar untuk Tekor
Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas
BRI Dukung Program Pemerintah Melalui KUR
BRI BalamGandeng Agung Podomoro

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:27 WIB

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:11 WIB

Sekretaris DPRD Lampung Dukung Penuh Turnamen Minisoccer IJP FC

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:55 WIB

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Senin, 2 Februari 2026 - 20:07 WIB

Asroni Paslah: Verifikasi SMA Siger Jangan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Sambut Lampung Tuan Rumah HPN dan PORWANAS 2027

Senin, 9 Feb 2026 - 15:27 WIB

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung

Walikota Pertanyakan Sikap Pemprov Usai Izin SMA Siger Ditolak

Kamis, 5 Feb 2026 - 20:55 WIB

Foto: ilustrasi

Perspektif

Orang-Orang yang Selalu Sibuk, Tapi Tidak Pernah Selesai

Kamis, 5 Feb 2026 - 06:33 WIB

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico. Foto: BukanAgus

Bandarlampung

Skandal Jam KBM dan Aset, Izin SMA Siger Gagal Terbit

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:44 WIB