Pramoedya.id: UPT Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karier Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung membekali mahasiswa melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 14–16 April 2026, di Gedung Serba Guna Fakultas Syariah.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karier UIN Raden Intan Lampung, Tin Amalia, menjelaskan bahwa kampus berkomitmen memberikan layanan yang seimbang antara akademik dan pengembangan karier. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya bergantung pada lapangan kerja di instansi formal, tetapi juga mampu menciptakan usaha sendiri.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya bekerja di kantor-kantor, tetapi juga mampu memiliki usaha sendiri. UIN juga memiliki inkubasi bisnis untuk memberikan dukungan bagi mahasiswa agar usahanya dapat berkembang,” ujar Tin Amalia, Kamis (16/4/2026).
Ia menekankan bahwa seorang wirausahawan wajib memiliki mental yang kuat dan daya tahan tinggi dalam menghadapi tantangan bisnis. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diajarkan menggali potensi ide kreatif yang diharapkan dapat menyokong ekonomi di daerah asal mereka.
Dalam bimtek ini, para peserta mendapatkan materi strategi pemanfaatan media sosial untuk promosi produk. Selain itu, UIN Raden Intan Lampung bekerja sama dengan Oppo Indonesia guna memberikan kesempatan bagi mahasiswa belajar memproduksi konten digital secara langsung.
Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Abdul Qodir Zaelani, menambahkan bahwa kegiatan ini sangat strategis karena mahasiswa dibimbing menyusun proposal usaha yang baik.
“Hasil dari pelatihan ini nantinya akan dimasukkan ke inkubasi untuk mendapatkan pendampingan. Fokusnya tidak hanya pada inovasi, tetapi bagaimana usaha tersebut bisa tumbuh dan berkelanjutan,” jelas Abdul Qodir Zaelani.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber praktisi, antara lain Arya Negara dari Oppo Lampung dan Kurniadi dari PT Kalibrasi Kecakapan Indonesia. (*)







